Mengapa Australia Menjadi "Benchmark" Kepatuhan Kripto pada 2025: Tinjauan Komprehensif tentang RUU Regulasi Aset Digital Barunya

11/28/2025, 6:41:34 AM
Pada tahun 2025, Australia mengajukan undang-undang regulasi pertamanya untuk aset digital, yang menggabungkan pertukaran kripto dan platform kustodian ke dalam sistem jasa keuangan. Artikel ini menganalisis dampak luasnya dari perspektif kebijakan, pasar, dan pengguna.

Latar Belakang Regulasi Era Baru: Mengapa Industri Kripto Membutuhkan Kepatuhan

Dalam beberapa tahun terakhir, industri kripto telah mengalami pertumbuhan yang pesat, tetapi bersamanya datanglah risiko seperti penyimpanan yang tidak tepat, gangguan likuiditas, kegagalan pertukaran, dan kerusakan pada aset pengguna. Beberapa kasus terkenal di masa lalu telah mengungkapkan kekurangan struktur dan sistem regulasi industri. Untuk mencegah sejarah terulang, melindungi hak konsumen, dan benar-benar mengintegrasikan aset digital ke dalam sistem keuangan arus utama, regulasi telah menjadi pilihan yang tak terhindarkan.

Berdasarkan ini, pemerintah Australia mengajukan "Rancangan Undang-Undang Perubahan Korporasi (Kerangka Aset Digital)" pada November 2025, yang bertujuan untuk memasukkan bisnis yang mewakili klien yang memegang aset digital ke dalam sistem regulasi layanan keuangan.

Sorotan RUU: platform aset digital + platform kustodi token + lisensi AFSL + mekanisme pengecualian

Inti dari undang-undang baru adalah definisi dan regulasi "platform aset digital (Digital Asset Platform, DAP)" dan "platform kustodian ter-tokenisasi (Tokenized Custody Platform, TCP)". DAP mencakup platform yang menyimpan aset kripto pelanggan dan menyediakan fungsi seperti perdagangan, transfer, dan staking; TCP, di sisi lain, adalah untuk layanan kustodian setelah tokenisasi aset nyata.

Untuk beroperasi secara legal, kedua jenis platform harus memperoleh Lisensi Layanan Keuangan Australia (AFSL) dan mematuhi standar penyimpanan dan penyelesaian yang ditetapkan oleh Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC), memastikan keamanan aset, penyelesaian transaksi yang transparan, dan pelaksanaan instruksi pelanggan yang terstandarisasi.

Mengingat inovasi dan vitalitas kewirausahaan industri, undang-undang ini juga menetapkan mekanisme pengecualian: platform dengan aset klien individu di bawah $5,000 dan volume perdagangan tahunan di bawah $10,000,000 dapat dibebaskan dari persyaratan lisensi penuh. Langkah ini bertujuan untuk menyeimbangkan regulasi dengan inovasi, dengan mempertimbangkan vitalitas pasar dan pencegahan risiko.

Selain itu, undang-undang ini menetapkan mekanisme sanksi yang ketat: untuk platform yang tidak mematuhi, denda besar dapat dikenakan atau sanksi dapat didasarkan pada proporsi pendapatan tahunan untuk mengekang perilaku jahat atau lalai.

Dampak Pasar: Diferensiasi Platform Kepatuhan vs Non-kepatuhan

Dengan penerapan regulasi baru, pasar akan menunjukkan diferensiasi yang signifikan: platform yang patuh akan mendapatkan status hukum dan dukungan kepercayaan, sementara platform yang tidak patuh akan menghadapi pengusiran atau relokasi. Banyak bursa kripto dan penyedia layanan kustodi akan mempercepat aplikasi lisensi mereka, merestrukturisasi proses bisnis, dan meningkatkan standar keamanan dan transparansi.

Untuk platform yang patuh, ini berarti berpotensi mendapatkan lebih banyak modal institusional, kepercayaan, dan investasi dari dana pensiun dan pengguna keuangan tradisional, mendorong "pengarusutamaan" dan "institusionalisasi" pasar aset enkripsi. Tren ini tidak terbatas pada Australia tetapi juga akan memiliki efek demonstratif pada pasar enkripsi global.

Signifikansi bagi investor dan institusi

Bagi investor biasa, regulasi baru membawa lingkungan yang lebih stabil, transparan, dan terlindungi. Penjagaan aset memiliki perlindungan hukum, operasi platform lebih terstandarisasi, dan proses perdagangan lebih transparan. Ini mengurangi risiko “踩雷” akibat penutupan platform dan penjagaan yang tidak tepat.

Bagi investor institusi, dana, pensiun, atau institusi keuangan tradisional, ini mewakili "pass" ke dalam pasar kripto. Dengan kerangka kepatuhan yang jelas, institusi dapat berpartisipasi dalam investasi aset digital dengan lebih percaya diri, mempromosikan asetisasi, institusionalisasi, dan pengarusutamaan aset digital.

Prediksi dan Saran untuk Tren Masa Depan

Seiring dengan Australia menjadi negara pertama yang menerapkan kerangka regulasi yang begitu komprehensif, negara-negara lain kemungkinan akan mengikuti dan memperkenalkan sistem serupa. Kepatuhan dan transparansi akan menjadi standar baru di industri. Aset digital akan semakin dipandang sebagai "kelas aset yang sah" daripada sekadar "instrumen spekulatif berisiko tinggi."

Untuk investor dan platform, disarankan untuk memantau proses kepatuhan dengan cermat. Platform harus mengajukan permohonan lisensi secepat mungkin dan menstandarkan proses penitipan dan perdagangan; investor harus memprioritaskan platform yang berlisensi dan patuh untuk mengurangi risiko.

* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.