
Waktu UTC (Coordinated Universal Time) adalah standar waktu global yang diakui secara internasional dan tidak berubah berdasarkan wilayah atau musim. UTC didasarkan pada jam atom yang sangat presisi, dengan penambahan detik kabisat secara berkala agar selalu selaras dengan rotasi Bumi.
Dalam ranah Internet dan Web3, waktu UTC berfungsi sebagai “koordinat waktu universal.” Ini memastikan bahwa setiap orang di berbagai negara dapat melihat momen yang sama tanpa kebingungan akibat zona waktu lokal. Contohnya, pengumuman exchange, jendela penyelesaian kontrak, pendaftaran airdrop, dan voting tata kelola on-chain biasanya menggunakan waktu UTC agar pengguna di seluruh dunia dapat memahami dan merencanakan dengan tepat.
Waktu UTC memberikan acuan tunggal untuk aktivitas on-chain di berbagai zona waktu, sehingga mencegah salah paham dan keterlambatan akibat perbedaan waktu lokal. UTC memastikan makna “kapan sesuatu terjadi” atau “kapan sesuatu berakhir” tetap konsisten di seluruh dunia.
Sebagian besar blockchain dan sistem backend mencatat peristiwa menggunakan Unix timestamp—format yang menghitung detik sejak 1 Januari 1970, 00:00:00 UTC—sehingga langsung terhubung dengan waktu UTC. Pendekatan ini sederhana, stabil, dan memudahkan perbandingan serta pengurutan peristiwa. Pemrosesan data on-chain dan logika smart contract pun dapat memastikan suatu aksi terjadi dalam jendela waktu tertentu secara akurat.
Dalam praktiknya, tim proyek menggunakan waktu UTC untuk menjadwalkan event pembuatan token, jatuh tempo staking, pembukaan dan penutupan voting tata kelola, dan lainnya. Pengguna mengonversi waktu UTC ke waktu lokal mereka agar dapat berpartisipasi secara sinkron dan mengurangi beban komunikasi.
UTC menentukan panjang satu detik berdasarkan getaran stabil jam atom. International Earth Rotation and Reference Systems Service (IERS) kadang menambahkan “detik kabisat” ke UTC agar tetap selaras dengan waktu astronomi karena perubahan kecil pada rotasi Bumi.
Detik kabisat sangat jarang. Berdasarkan data IERS, hingga tahun 2024 belum ada penambahan detik kabisat baru—yang terakhir terjadi pada 2016. Selain itu, International Committee for Weights and Measures (CGPM) memutuskan pada 2022 untuk menghapus detik kabisat secara bertahap sebelum 2035 guna menyederhanakan sistem. Bagi kebanyakan pengguna, ini berarti waktu UTC tetap stabil dari tahun ke tahun tanpa penyesuaian yang sering.
Konversinya mudah: Waktu Lokal = Waktu UTC + Offset Zona Waktu; sebaliknya, Waktu UTC = Waktu Lokal − Offset Zona Waktu. Perhatikan bahwa offset dapat berubah selama periode daylight saving.
Langkah 1: Tentukan offset zona waktu standar Anda. Misalnya, Tiongkok Daratan menggunakan “Waktu Beijing” (UTC+8); Inggris pada musim dingin adalah UTC+0; New York biasanya UTC−5 saat musim dingin.
Langkah 2: Periksa apakah daylight saving time (DST) berlaku. Di New York selama DST, offset-nya UTC−4; London saat DST adalah UTC+1; Tiongkok Daratan tidak menerapkan DST.
Langkah 3: Hitung dan atur pengingat sesuai kebutuhan. Misalnya, jika pengumuman menyebutkan “UTC 12:00,” maka artinya pukul 20:00 di Shanghai (UTC+8) atau pukul 08:00 di New York selama DST (UTC−4). Disarankan membuat acara kalender atau pengingat dengan zona waktu “UTC” untuk menghindari kesalahan akibat perubahan otomatis zona waktu perangkat.
Pengumuman exchange, penyelesaian kontrak, upgrade sistem, dan listing token baru umumnya dipublikasikan dalam waktu UTC. Pengumuman di Gate biasanya menampilkan waktu UTC dan terkadang juga waktu lokal demi kemudahan pengguna.
Pada wallet dan aplikasi DeFi, pendaftaran airdrop, langganan IDO, dan periode voting tata kelola juga menggunakan waktu UTC. Jika Anda melihat “Dimulai pada UTC 18:00,” ikuti langkah di atas untuk mengonversi ke waktu lokal Anda dan atur pengingat.
Secara praktik, kelola hal ini sebagai berikut:
Pertama, buat acara kalender di perangkat Anda dengan zona waktu acara diatur ke “UTC” dan masukkan waktu UTC yang diumumkan.
Kedua, aktifkan pengingat lokal (misalnya, 30 menit sebelum acara); sistem Anda akan otomatis menampilkan tenggat waktu yang sesuai di zona waktu lokal.
Terakhir, selalu cek ulang pengumuman sebelum acara jika ada perubahan akibat pemeliharaan atau kemacetan jaringan.
UTC dan GMT (Greenwich Mean Time) sering dipakai secara bergantian. Untuk kebanyakan keperluan, keduanya menunjukkan waktu yang sama. Namun, asal-usulnya berbeda: GMT adalah standar historis berbasis meridian utama di Observatorium Greenwich, sedangkan UTC adalah standar waktu modern berbasis jam atom dengan penyesuaian detik kabisat.
Di sistem teknis dan blockchain, sebaiknya gunakan UTC. Jika pengumuman menyebutkan “GMT/UTC,” artikan sebagai UTC; jika hanya tertulis GMT, umumnya setara dengan UTC saat ini, namun menjadikan UTC sebagai acuan lebih akurat.
UTC adalah standar waktu dunia nyata. Block time adalah stempel waktu yang dihasilkan oleh mekanisme produksi blok blockchain—sumbernya berbeda dan tidak selalu sama persis.
Misalnya, di Ethereum, setiap header blok berisi “block.timestamp” yang diatur validator sesuai aturan tertentu—harus lebih besar dari timestamp blok sebelumnya namun tidak boleh terlalu jauh ke depan. Karena adanya delay jaringan dan interval blok, block time bisa berbeda dari UTC beberapa detik hingga puluhan detik. Jika menggunakan block time pada smart contract untuk menentukan “kedaluwarsa,” perhitungkan deviasi kecil ini agar tidak terjadi kesalahan logika pada kasus tepi.
Saat menggunakan waktu UTC, perhatikan offset zona waktu, perubahan daylight saving, pengumuman detik kabisat, dan sinkronisasi jam sistem perangkat Anda. Semua faktor ini memengaruhi akurasi interpretasi tenggat waktu atau waktu mulai.
Mengabaikan zona waktu lokal atau penyesuaian daylight saving dapat menyebabkan Anda melewatkan periode langganan, klaim hadiah, atau penyelesaian kontrak—berisiko kehilangan peluang atau dana. Sebaiknya gunakan pengingat berbasis UTC saat berpartisipasi lintas wilayah dan selalu cek ulang pengumuman serta waktu sistem sebelum acara penting untuk meminimalkan kesalahan.
UTC adalah standar waktu global yang digunakan secara luas oleh blockchain, exchange, dan wallet untuk memastikan pemahaman konsisten tentang momen penting di berbagai zona waktu. Memahami cara kerja UTC—latar belakang detik kabisat, konversi ke waktu lokal dan periode daylight saving, serta perbedaannya dengan block time—membantu Anda menjadwalkan trading, voting, dan partisipasi airdrop dengan percaya diri. Praktik terbaik: buat acara kalender dengan waktu UTC, utamakan referensi UTC dalam pengumuman Gate, dan selalu verifikasi waktu utama sebelum mengambil tindakan penting untuk menghindari kesalahan waktu dan risiko operasional.
UTC adalah standar global yang tidak terkait wilayah tertentu; UTC berbasis meridian utama di Observatorium Greenwich sebagai referensi internasional. Anggap saja sebagai “jam publik” dunia—semua negara menggunakannya untuk koordinasi jadwal dan mencegah kebingungan. Waktu lokal Anda = UTC + offset wilayah Anda (misal, Beijing adalah UTC+8).
UTC+8 berarti zona waktu lokal Anda delapan jam lebih cepat dari UTC. Jika pukul 12:00 siang di UTC, maka Waktu Beijing (UTC+8) adalah pukul 20:00 (8 malam). Angka tersebut menunjukkan “selisih waktu” dari standar global—semakin besar angkanya, semakin ke timur lokasi Anda.
Karena cryptocurrency beroperasi secara global 24/7 dengan pengguna dari seluruh dunia. Menggunakan UTC sebagai acuan tunggal memastikan trader di Amerika, Eropa, dan Asia berada pada pemahaman yang sama—menghindari ketidaksesuaian order atau kesalahan penyelesaian akibat perbedaan waktu lokal. Gate dan exchange lain menggunakan timestamp UTC untuk semua transaksi mereka.
Cara termudah adalah mengingat nilai offset Anda dan menghitung balik: Waktu Lokal − Offset = Waktu UTC. Misalnya, jika Anda di Beijing (UTC+8) pada pukul 15:00 (3 sore), maka 15:00 − 8 = 07:00 UTC. Atau, gunakan fitur world clock di ponsel Anda—tambahkan “UTC” sebagai kota untuk referensi instan.
Tidak. Block time adalah waktu saat blok baru ditambang atau divalidasi (dicatat oleh node), sedangkan UTC adalah standar referensi global. Block time biasanya ditampilkan dalam format UTC, tetapi itu adalah timestamp peristiwa—bukan standarnya sendiri. Singkatnya: satu adalah waktu kejadian; yang lain adalah standar universal pengukuran semua peristiwa tersebut.


