【Dunia Kripto】Para ahli strategi di Morgan Stanley baru-baru ini melontarkan prediksi berani: yen Jepang mungkin akan bangkit kembali.
Logika mereka seperti ini—jika The Fed melihat data ekonomi mulai melemah lalu mulai menurunkan suku bunga secara berturut-turut, nilai tukar yen terhadap dolar AS bisa naik hampir 10% dalam beberapa bulan ke depan. Tim yang dipimpin oleh Matthew Hornbach(Matthew Hornbach) sudah menghitung: saat ini nilai tukar USD/JPY sudah terlalu jauh dari nilai wajarnya, begitu hubungan ini terkoreksi, di kuartal pertama 2026 nilai tukarnya harus turun, karena penurunan imbal hasil obligasi AS akan menekan valuasi secara keseluruhan.
Tapi jangan senang dulu. Mereka juga menunjukkan bahwa kebijakan fiskal Jepang sebenarnya cukup konservatif, ditambah lagi mereka memperkirakan ekonomi AS akan bangkit kembali pada paruh kedua tahun depan. Saat itu, permintaan transaksi carry trade akan meningkat lagi, sehingga yen kembali tertekan.
Angka detailnya: USD/JPY turun dulu ke sekitar 140(Q1 2026), lalu akhir tahun rebound ke sekitar 147. Intinya, ini strategi naik-turun, dan semuanya tergantung pada kebijakan The Fed dan data ekonomi AS.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
OnchainHolmes
· 11-27 23:19
Prediksi Morgan Stanley kali ini memang agak berpihak, kebangkitan yen masih harus melihat wajah The Federal Reserve (FED), penurunan suku bunga bisa membuatnya To da moon.
Lihat AsliBalas0
GigaBrainAnon
· 11-27 21:17
Morgan Stanley lagi main jebakan, pertama naik lalu turun, ngomongnya kayak lawakan... masalah sebenarnya adalah kapan The Federal Reserve (FED) benar-benar menurunkan, sekarang semua cuma omong kosong.
Lihat AsliBalas0
ETH_Maxi_Taxi
· 11-27 14:47
Apakah prediksi Morgan Stanley kali ini bisa dipercaya, sepertinya ini adalah taktik lama dari The Federal Reserve (FED) untuk menurunkan suku bunga, yen rebound 10% haha jangan bercanda.
Lihat AsliBalas0
CoffeeOnChain
· 11-25 04:50
Ini lagi "prediksi" dari orang-orang Morgan Stanley, dengarkan saja jangan dianggap serius, setiap tahun selalu dengan pernyataan yang sama.
Lihat AsliBalas0
CryptoSurvivor
· 11-25 04:49
Prediksi Morgan Stanley kali ini sebenarnya cukup menarik, tetapi sepertinya masih mempertaruhkan arah The Federal Reserve (FED)... Rebound 10% untuk yen terdengar bagus, masalahnya adalah kebijakan ini memiliki variabel yang terlalu besar.
Strategi menahan kemudian menguat, di akhir tahun kembali rebound? Bukankah ini sama dengan mempertaruhkan agar kedua sisi tidak rugi? Rasanya ingin memakan dua sisi.
Lihat AsliBalas0
staking_gramps
· 11-25 04:39
Prediksi Morgan Stanley, bisa dibilang itu adalah yen Schrödinger yang enak didengar.
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 11-25 04:31
Morgan Stanley sekali lagi hanya berbicara, yen akan bangkit? Hehe, tunggu sampai The Federal Reserve (FED) benar-benar bergerak dulu.
Morgan Stanley: Yen to rebound 10%? First, see if the Fed will cut rates
【Dunia Kripto】Para ahli strategi di Morgan Stanley baru-baru ini melontarkan prediksi berani: yen Jepang mungkin akan bangkit kembali.
Logika mereka seperti ini—jika The Fed melihat data ekonomi mulai melemah lalu mulai menurunkan suku bunga secara berturut-turut, nilai tukar yen terhadap dolar AS bisa naik hampir 10% dalam beberapa bulan ke depan. Tim yang dipimpin oleh Matthew Hornbach(Matthew Hornbach) sudah menghitung: saat ini nilai tukar USD/JPY sudah terlalu jauh dari nilai wajarnya, begitu hubungan ini terkoreksi, di kuartal pertama 2026 nilai tukarnya harus turun, karena penurunan imbal hasil obligasi AS akan menekan valuasi secara keseluruhan.
Tapi jangan senang dulu. Mereka juga menunjukkan bahwa kebijakan fiskal Jepang sebenarnya cukup konservatif, ditambah lagi mereka memperkirakan ekonomi AS akan bangkit kembali pada paruh kedua tahun depan. Saat itu, permintaan transaksi carry trade akan meningkat lagi, sehingga yen kembali tertekan.
Angka detailnya: USD/JPY turun dulu ke sekitar 140(Q1 2026), lalu akhir tahun rebound ke sekitar 147. Intinya, ini strategi naik-turun, dan semuanya tergantung pada kebijakan The Fed dan data ekonomi AS.