Memilih untuk tinggal di luar kampus semakin populer di kalangan mahasiswa—ini menawarkan kemandirian dan pelatihan keuangan dunia nyata. Tapi inilah tantangannya: itu membutuhkan uang. Kabar baiknya? Ada beberapa cara untuk membuatnya berjalan secara finansial.
Mengapa Perumahan di Luar Kampus Bisa Lebih Mahal Dari yang Anda Pikirkan
Sebelum menyelami solusi, mari kita bahas angka. Menurut Education Data Initiative, institusi swasta mengenakan biaya rata-rata $13.028 untuk perumahan di dalam kampus, sementara sekolah negeri rata-rata $11.520. Twist ceritanya? Biaya di luar kampus kadang-kadang sebanding dengan angka ini. Mahasiswa universitas negeri membayar sekitar $11.365 untuk tinggal di luar kampus, dan mahasiswa sekolah swasta membayar $11.296. Berbeda dengan kehidupan asrama di mana utilitas dan kebutuhan dasar lainnya sudah termasuk, tinggal di luar kampus berarti menanggung sewa, utilitas, internet, dan segala hal lainnya—ini adalah pengalaman pertama Anda menghadapi pengeluaran dewasa.
Apakah Anda Benar-Benar Bisa Menggunakan Pinjaman Mahasiswa untuk Perumahan di Luar Kampus?
Ya, dan ini sangat penting untuk dipahami. Kebanyakan sekolah mengizinkan mahasiswa mengajukan bantuan keuangan untuk biaya hidup di luar kampus berdasarkan biaya hidup standar di daerah tersebut. Jika Anda sudah menerima pinjaman dan kemudian memutuskan untuk pindah keluar kampus alih-alih tinggal di asrama, sekolah Anda biasanya akan mengembalikan bagian biaya perumahan Anda. Anda dapat mengatur deposit langsung atau menerima cek di alamat tetap Anda. Uang yang dikembalikan ini menjadi tersedia untuk menutupi sewa dan biaya terkait di luar kampus Anda.
Namun, bantuan keuangan jarang menutupi semuanya. Di sinilah Anda membutuhkan rencana cadangan.
Strategi 1: Opsi Keluarga
Jika Anda bisa tinggal di rumah tanpa membayar sewa atau dengan biaya minimal, ini adalah langkah MVP keuangan Anda. Tanpa sewa berarti tabungan maksimal. Tantangannya? Commuting membutuhkan transportasi yang andal, yang akan menambah biaya seiring waktu. Tapi perhitungannya biasanya seimbang—Anda akan mengurangi pengeluaran untuk pinjaman mahasiswa secara signifikan lebih cepat dan membangun dana darurat sementara teman sebaya Anda terjebak dalam pembayaran sewa.
Strategi 2: Bagi Sewa dengan Teman Sekamar
Berbagi apartemen mengurangi biaya perumahan sekitar setengahnya. Skenario terbaik? Temukan teman sekelas dari sekolah Anda yang mencari teman sekamar di dekat sana. Ini juga berarti membagi biaya perjalanan jika Anda bepergian bersama.
Satu hal yang perlu diperiksa: pemilik properti akan melakukan pemeriksaan kredit pada kalian berdua. Jika salah satu pelamar memiliki kredit yang kurang baik, kemungkinan besar Anda akan membutuhkan penjamin—seseorang yang bersedia menandatangani bersama dan menanggung sewa jika Anda tidak mampu. Pastikan teman sekamar Anda bertanggung jawab secara finansial sebelum menandatangani apa pun.
Strategi 3: Cari Apartemen yang Fokus pada Mahasiswa
Banyak kota perguruan tinggi memiliki kompleks apartemen yang dirancang khusus untuk mahasiswa. Properti ini sering menawarkan:
Fasilitas seperti lounge belajar dan ruang permainan
Dekat dengan kampus
Harga sewa yang transparan berdasarkan tingkat hunian
Sewa yang fleksibel
Kompleks ini memahami realitas keuangan mahasiswa dan biasanya menawarkan syarat yang lebih menguntungkan dibandingkan pemilik properti standar.
Strategi 4: Kerja Paruh Waktu untuk Menutupi Kekurangan Perumahan
Bantuan keuangan menutupi biaya kuliah dan mungkin beberapa biaya hidup, tetapi seringkali tidak cukup untuk menutupi sewa penuh. Banyak sekolah memiliki portal pekerjaan yang menawarkan posisi di dalam dan di luar kampus. Kuncinya adalah menemukan pekerjaan yang tidak merusak IPK Anda—pikirkan 10-15 jam per minggu yang sesuai dengan jadwal kuliah Anda, bukan kerja penuh waktu.
Strategi 5: Maksimalkan Setiap Sumber Dana
Paket bantuan keuangan Anda tidak memenuhi kebutuhan Anda? Berikut apa yang bisa Anda jelajahi:
Ajukan banding bantuan Anda: Hubungi kantor bantuan keuangan Anda. Perubahan hidup ( kehilangan pekerjaan, biaya medis, situasi keluarga) terkadang memerlukan peninjauan kembali paket Anda.
Cari beasiswa dan hibah: Ini diberikan sepanjang tahun berdasarkan demografi, latar belakang, layanan militer, dan lainnya. Berbeda dengan pinjaman, Anda tidak perlu membayar kembali.
Gunakan pinjaman mahasiswa secara strategis: Maksimalkan pinjaman federal terlebih dahulu—mereka menawarkan perlindungan peminjam dan tidak memerlukan kredit sempurna atau penjamin. Hanya gunakan pinjaman swasta untuk perumahan di luar kampus jika opsi federal sudah habis. Pinjaman swasta membutuhkan kredit yang lebih kuat tetapi dapat mengisi kekurangan.
Kesimpulan
Perumahan di luar kampus tidak harus mengacaukan keuangan Anda. Mulailah dengan opsi termurah (tinggal di rumah jika memungkinkan), lalu jelajahi teman sekamar dan apartemen khusus mahasiswa. Gunakan bantuan keuangan Anda dengan cerdas, bekerja paruh waktu jika perlu, dan jangan ragu untuk mencari dana beasiswa tambahan. Menggabungkan strategi ini berarti Anda bisa membayar pinjaman mahasiswa yang berkualitas untuk perumahan di luar kampus tanpa lulus dengan utang yang menumpuk.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Cara Mendapatkan Dana untuk Pinjaman Mahasiswa dan Perumahan di Luar Kampus Tanpa Menguras Kantong
Memilih untuk tinggal di luar kampus semakin populer di kalangan mahasiswa—ini menawarkan kemandirian dan pelatihan keuangan dunia nyata. Tapi inilah tantangannya: itu membutuhkan uang. Kabar baiknya? Ada beberapa cara untuk membuatnya berjalan secara finansial.
Mengapa Perumahan di Luar Kampus Bisa Lebih Mahal Dari yang Anda Pikirkan
Sebelum menyelami solusi, mari kita bahas angka. Menurut Education Data Initiative, institusi swasta mengenakan biaya rata-rata $13.028 untuk perumahan di dalam kampus, sementara sekolah negeri rata-rata $11.520. Twist ceritanya? Biaya di luar kampus kadang-kadang sebanding dengan angka ini. Mahasiswa universitas negeri membayar sekitar $11.365 untuk tinggal di luar kampus, dan mahasiswa sekolah swasta membayar $11.296. Berbeda dengan kehidupan asrama di mana utilitas dan kebutuhan dasar lainnya sudah termasuk, tinggal di luar kampus berarti menanggung sewa, utilitas, internet, dan segala hal lainnya—ini adalah pengalaman pertama Anda menghadapi pengeluaran dewasa.
Apakah Anda Benar-Benar Bisa Menggunakan Pinjaman Mahasiswa untuk Perumahan di Luar Kampus?
Ya, dan ini sangat penting untuk dipahami. Kebanyakan sekolah mengizinkan mahasiswa mengajukan bantuan keuangan untuk biaya hidup di luar kampus berdasarkan biaya hidup standar di daerah tersebut. Jika Anda sudah menerima pinjaman dan kemudian memutuskan untuk pindah keluar kampus alih-alih tinggal di asrama, sekolah Anda biasanya akan mengembalikan bagian biaya perumahan Anda. Anda dapat mengatur deposit langsung atau menerima cek di alamat tetap Anda. Uang yang dikembalikan ini menjadi tersedia untuk menutupi sewa dan biaya terkait di luar kampus Anda.
Namun, bantuan keuangan jarang menutupi semuanya. Di sinilah Anda membutuhkan rencana cadangan.
Strategi 1: Opsi Keluarga
Jika Anda bisa tinggal di rumah tanpa membayar sewa atau dengan biaya minimal, ini adalah langkah MVP keuangan Anda. Tanpa sewa berarti tabungan maksimal. Tantangannya? Commuting membutuhkan transportasi yang andal, yang akan menambah biaya seiring waktu. Tapi perhitungannya biasanya seimbang—Anda akan mengurangi pengeluaran untuk pinjaman mahasiswa secara signifikan lebih cepat dan membangun dana darurat sementara teman sebaya Anda terjebak dalam pembayaran sewa.
Strategi 2: Bagi Sewa dengan Teman Sekamar
Berbagi apartemen mengurangi biaya perumahan sekitar setengahnya. Skenario terbaik? Temukan teman sekelas dari sekolah Anda yang mencari teman sekamar di dekat sana. Ini juga berarti membagi biaya perjalanan jika Anda bepergian bersama.
Satu hal yang perlu diperiksa: pemilik properti akan melakukan pemeriksaan kredit pada kalian berdua. Jika salah satu pelamar memiliki kredit yang kurang baik, kemungkinan besar Anda akan membutuhkan penjamin—seseorang yang bersedia menandatangani bersama dan menanggung sewa jika Anda tidak mampu. Pastikan teman sekamar Anda bertanggung jawab secara finansial sebelum menandatangani apa pun.
Strategi 3: Cari Apartemen yang Fokus pada Mahasiswa
Banyak kota perguruan tinggi memiliki kompleks apartemen yang dirancang khusus untuk mahasiswa. Properti ini sering menawarkan:
Kompleks ini memahami realitas keuangan mahasiswa dan biasanya menawarkan syarat yang lebih menguntungkan dibandingkan pemilik properti standar.
Strategi 4: Kerja Paruh Waktu untuk Menutupi Kekurangan Perumahan
Bantuan keuangan menutupi biaya kuliah dan mungkin beberapa biaya hidup, tetapi seringkali tidak cukup untuk menutupi sewa penuh. Banyak sekolah memiliki portal pekerjaan yang menawarkan posisi di dalam dan di luar kampus. Kuncinya adalah menemukan pekerjaan yang tidak merusak IPK Anda—pikirkan 10-15 jam per minggu yang sesuai dengan jadwal kuliah Anda, bukan kerja penuh waktu.
Strategi 5: Maksimalkan Setiap Sumber Dana
Paket bantuan keuangan Anda tidak memenuhi kebutuhan Anda? Berikut apa yang bisa Anda jelajahi:
Ajukan banding bantuan Anda: Hubungi kantor bantuan keuangan Anda. Perubahan hidup ( kehilangan pekerjaan, biaya medis, situasi keluarga) terkadang memerlukan peninjauan kembali paket Anda.
Cari beasiswa dan hibah: Ini diberikan sepanjang tahun berdasarkan demografi, latar belakang, layanan militer, dan lainnya. Berbeda dengan pinjaman, Anda tidak perlu membayar kembali.
Gunakan pinjaman mahasiswa secara strategis: Maksimalkan pinjaman federal terlebih dahulu—mereka menawarkan perlindungan peminjam dan tidak memerlukan kredit sempurna atau penjamin. Hanya gunakan pinjaman swasta untuk perumahan di luar kampus jika opsi federal sudah habis. Pinjaman swasta membutuhkan kredit yang lebih kuat tetapi dapat mengisi kekurangan.
Kesimpulan
Perumahan di luar kampus tidak harus mengacaukan keuangan Anda. Mulailah dengan opsi termurah (tinggal di rumah jika memungkinkan), lalu jelajahi teman sekamar dan apartemen khusus mahasiswa. Gunakan bantuan keuangan Anda dengan cerdas, bekerja paruh waktu jika perlu, dan jangan ragu untuk mencari dana beasiswa tambahan. Menggabungkan strategi ini berarti Anda bisa membayar pinjaman mahasiswa yang berkualitas untuk perumahan di luar kampus tanpa lulus dengan utang yang menumpuk.