Emas sekali lagi mengonfirmasi dominasinya sebagai aset safe-haven paling terpercaya di dunia. Saat kita memasuki Januari 2026, emas terus diperdagangkan di dekat level tertinggi sejarah setelah mencatat salah satu reli multi-tahun terkuat dalam sejarah keuangan modern. Apa yang kita saksikan bukanlah lonjakan jangka pendek, tetapi pergerakan yang didukung secara struktural yang didorong oleh realitas makro global. Realitas Harga Saat Ini (Januari 2026) Di pasar global, emas bertahan di sekitar $4.300–$4.400 per ons, tetap dekat dengan rekor tertinggi yang dicetak menjelang akhir 2025. Pergerakan harga tetap kuat, dengan pembeli secara konsisten masuk saat harga turun. Di pasar lokal Pakistan, emas 24 karat juga mencetak rekor baru berdasarkan per-tola, mencerminkan tidak hanya kekuatan harga global tetapi juga tekanan depresiasi mata uang. Harga lokal terus mencerminkan momentum internasional. Rekap 2025 – Tahun Bersejarah untuk Emas Tahun 2025 akan dikenang sebagai salah satu penampilan paling kuat emas dalam beberapa dekade. • Emas mencatat kenaikan tahunan sekitar 60–70%, mengungguli sebagian besar aset tradisional • Emas kembali menegaskan dirinya sebagai alokasi defensif utama selama ketidakpastian yang meningkat • Partisipasi institusional, bank sentral, dan ritel semuanya meningkat secara bersamaan Kombinasi permintaan dari semua peserta pasar ini membuat reli menjadi sangat kuat dan tahan lama. Mengapa Emas Tetap Sangat Kuat di 2026 1) Ketidakpastian Global dan Risiko Geopolitik Ketegangan geopolitik yang berlangsung, penyesuaian perdagangan, dan pertumbuhan global yang rapuh terus mendorong modal ke aset yang mempertahankan nilai selama ketidakstabilan. 2) Pembelian Bank Sentral yang Agresif Bank sentral, terutama di pasar berkembang, secara bertahap meningkatkan cadangan emas untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang fiat. Ini menciptakan dasar permintaan struktural jangka panjang di bawah harga emas. 3) Ekspektasi Suku Bunga Saat pasar memperhitungkan kemungkinan pemotongan suku bunga dari bank sentral utama, biaya peluang memegang emas menurun. Lingkungan ini secara historis menguntungkan logam mulia. 4) Dinamika Mata Uang dan Dolar Dolar AS yang relatif lebih lemah mendukung harga emas yang lebih tinggi, karena emas menjadi lebih menarik bagi investor non-USD. 5) Aliran ETF dan Institusional yang Kuat ETF emas dan produk terstruktur mengalami inflow yang signifikan sepanjang 2025, dan posisi tetap tinggi memasuki 2026, menunjukkan kepercayaan institusional yang berkelanjutan. Pandangan Analis dan Proyeksi Harga Goldman Sachs Memproyeksikan emas akan mendekati $4.900 per ons pada akhir 2026, didukung oleh permintaan bank sentral dan alokasi investor. J.P. Morgan Melihat potensi emas menembus $5.000 di akhir 2026, dengan skenario bullish yang diperpanjang mencapai $5.400 hingga 2027. Model Pasar Lebih Luas Beberapa skenario makro bullish menunjukkan potensi kenaikan menuju $5.500–$6.000+ jika tekanan geopolitik atau pelonggaran moneter mempercepat. Pandangan Lebih Konservatif Bahkan perkiraan hati-hati pun mengharapkan emas tetap tangguh di kisaran $4.000–$4.500, dengan volatilitas tetapi tanpa keruntuhan struktural. Perkiraan Rentang Perdagangan untuk 2026 • Bearish / Moderat: $4.000–$4.500 • Kasus Dasar: $4.800–$5.000 • Skenario Bullish: $5.500–$6.000+ Apa Artinya Ini bagi Investor • Lindungi dari Risiko: Emas terus melindungi portofolio dari inflasi, kelemahan mata uang, dan guncangan sistemik • Keseimbangan Portofolio: Banyak analis merekomendasikan alokasi 5–10% ke emas untuk stabilitas jangka panjang • Peluang Perdagangan: Tren yang kuat dan volatilitas menawarkan peluang bagi trader swing dan akumulasi jangka panjang • Dukungan Struktural: Permintaan bank sentral dan ketidakpastian makro mendukung emas di luar siklus jangka pendek Kesimpulan Rekor tertinggi baru emas bukanlah kebetulan. Mereka adalah hasil dari kekuatan global yang mendalam yang membentuk ulang aliran modal. Saat kita semakin memasuki 2026, emas tetap menjadi salah satu aset yang paling strategis penting untuk pelestarian kekayaan, pengelolaan risiko, dan posisi jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#GoldPrintsNewATH
Emas sekali lagi mengonfirmasi dominasinya sebagai aset safe-haven paling terpercaya di dunia. Saat kita memasuki Januari 2026, emas terus diperdagangkan di dekat level tertinggi sejarah setelah mencatat salah satu reli multi-tahun terkuat dalam sejarah keuangan modern. Apa yang kita saksikan bukanlah lonjakan jangka pendek, tetapi pergerakan yang didukung secara struktural yang didorong oleh realitas makro global.
Realitas Harga Saat Ini (Januari 2026)
Di pasar global, emas bertahan di sekitar $4.300–$4.400 per ons, tetap dekat dengan rekor tertinggi yang dicetak menjelang akhir 2025. Pergerakan harga tetap kuat, dengan pembeli secara konsisten masuk saat harga turun.
Di pasar lokal Pakistan, emas 24 karat juga mencetak rekor baru berdasarkan per-tola, mencerminkan tidak hanya kekuatan harga global tetapi juga tekanan depresiasi mata uang. Harga lokal terus mencerminkan momentum internasional.
Rekap 2025 – Tahun Bersejarah untuk Emas
Tahun 2025 akan dikenang sebagai salah satu penampilan paling kuat emas dalam beberapa dekade.
• Emas mencatat kenaikan tahunan sekitar 60–70%, mengungguli sebagian besar aset tradisional
• Emas kembali menegaskan dirinya sebagai alokasi defensif utama selama ketidakpastian yang meningkat
• Partisipasi institusional, bank sentral, dan ritel semuanya meningkat secara bersamaan
Kombinasi permintaan dari semua peserta pasar ini membuat reli menjadi sangat kuat dan tahan lama.
Mengapa Emas Tetap Sangat Kuat di 2026
1) Ketidakpastian Global dan Risiko Geopolitik
Ketegangan geopolitik yang berlangsung, penyesuaian perdagangan, dan pertumbuhan global yang rapuh terus mendorong modal ke aset yang mempertahankan nilai selama ketidakstabilan.
2) Pembelian Bank Sentral yang Agresif
Bank sentral, terutama di pasar berkembang, secara bertahap meningkatkan cadangan emas untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang fiat. Ini menciptakan dasar permintaan struktural jangka panjang di bawah harga emas.
3) Ekspektasi Suku Bunga
Saat pasar memperhitungkan kemungkinan pemotongan suku bunga dari bank sentral utama, biaya peluang memegang emas menurun. Lingkungan ini secara historis menguntungkan logam mulia.
4) Dinamika Mata Uang dan Dolar
Dolar AS yang relatif lebih lemah mendukung harga emas yang lebih tinggi, karena emas menjadi lebih menarik bagi investor non-USD.
5) Aliran ETF dan Institusional yang Kuat
ETF emas dan produk terstruktur mengalami inflow yang signifikan sepanjang 2025, dan posisi tetap tinggi memasuki 2026, menunjukkan kepercayaan institusional yang berkelanjutan.
Pandangan Analis dan Proyeksi Harga
Goldman Sachs
Memproyeksikan emas akan mendekati $4.900 per ons pada akhir 2026, didukung oleh permintaan bank sentral dan alokasi investor.
J.P. Morgan
Melihat potensi emas menembus $5.000 di akhir 2026, dengan skenario bullish yang diperpanjang mencapai $5.400 hingga 2027.
Model Pasar Lebih Luas
Beberapa skenario makro bullish menunjukkan potensi kenaikan menuju $5.500–$6.000+ jika tekanan geopolitik atau pelonggaran moneter mempercepat.
Pandangan Lebih Konservatif
Bahkan perkiraan hati-hati pun mengharapkan emas tetap tangguh di kisaran $4.000–$4.500, dengan volatilitas tetapi tanpa keruntuhan struktural.
Perkiraan Rentang Perdagangan untuk 2026
• Bearish / Moderat: $4.000–$4.500
• Kasus Dasar: $4.800–$5.000
• Skenario Bullish: $5.500–$6.000+
Apa Artinya Ini bagi Investor
• Lindungi dari Risiko: Emas terus melindungi portofolio dari inflasi, kelemahan mata uang, dan guncangan sistemik
• Keseimbangan Portofolio: Banyak analis merekomendasikan alokasi 5–10% ke emas untuk stabilitas jangka panjang
• Peluang Perdagangan: Tren yang kuat dan volatilitas menawarkan peluang bagi trader swing dan akumulasi jangka panjang
• Dukungan Struktural: Permintaan bank sentral dan ketidakpastian makro mendukung emas di luar siklus jangka pendek
Kesimpulan
Rekor tertinggi baru emas bukanlah kebetulan. Mereka adalah hasil dari kekuatan global yang mendalam yang membentuk ulang aliran modal. Saat kita semakin memasuki 2026, emas tetap menjadi salah satu aset yang paling strategis penting untuk pelestarian kekayaan, pengelolaan risiko, dan posisi jangka panjang.