Tether 近期宣布 investasi pada penyedia layanan pembayaran kode QR lintas batas SQRIL, lebih lanjut mendorong penerapan nyata stablecoin dalam sistem pembayaran global. Tujuan utama dari investasi ini adalah mengintegrasikan kemampuan penyelesaian stablecoin seperti USDT ke dalam sistem pembayaran mobile harian di pasar berkembang, mencakup skenario penggunaan frekuensi tinggi seperti konsumsi ritel dan remitansi lintas batas. Ketentuan keuangan spesifik belum diungkapkan secara publik.
Berdasarkan informasi yang diungkapkan, kolaborasi kedua belah pihak akan fokus pada kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Pasar-pasar ini memiliki tingkat adopsi pembayaran mobile yang tinggi, tetapi infrastruktur keuangan tradisional masih kurang efisien, sehingga permintaan terhadap solusi penyelesaian biaya rendah dan real-time sangat tinggi. SQRIL telah menjalankan bisnis di wilayah tersebut, menyediakan layanan pembayaran mobile berbasis kode QR, dengan jumlah pengguna yang terus bertambah dan volume dana lintas batas yang signifikan.
Secara teknis, Tether berencana mengintegrasikan infrastruktur blockchain mereka sendiri dengan platform API yang dikembangkan oleh SQRIL, menjadikan stablecoin sebagai alat penyelesaian instan di belakang layar. Pengguna tetap melakukan pembayaran atau transfer melalui kode QR yang familiar di front-end, sementara USDT berperan dalam proses clearing di back-end, memungkinkan kecepatan penerimaan dana yang lebih cepat dan biaya transaksi yang lebih rendah. Model ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada perantara bank tradisional, serta menurunkan waktu dan biaya dalam pembayaran lintas batas.
Sistem SQRIL yang ada memiliki kompatibilitas yang cukup baik, jaringan pembayaran mereka dapat terhubung dengan sistem bank tradisional seperti Barclays dan Bank of America, serta terintegrasi dengan platform fintech utama seperti Venmo, Revolut, dan Cash App. Arsitektur “koneksi” ini memungkinkan mereka berfungsi sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan penyelesaian berbasis blockchain, menyediakan jalur nyata untuk penerapan pembayaran stablecoin.
Tether menyatakan bahwa kolaborasi ini mencerminkan strategi jangka panjang mereka dalam memperluas dari skenario pertukaran ke skenario pembayaran nyata. Dengan adopsi luas kode QR dan dompet digital di seluruh dunia, memasukkan USDT ke dalam konsumsi ritel, remitansi, dan transfer harian dipandang sebagai jalur kunci untuk memperbesar adopsi stablecoin.
Secara keseluruhan, investasi Tether di SQRIL bukan hanya kerjasama dari segi modal, tetapi juga langkah penting dalam membangun infrastruktur pembayaran stablecoin global. Ke depan, dengan perluasan jaringan dan implementasi produk secara bertahap, peran stablecoin dalam pembayaran lintas batas dan layanan keuangan di pasar berkembang kemungkinan akan semakin diperkuat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tether mulai mengatur pembayaran kode QR: Investasikan di SQRIL, mempercepat USDT menuju skenario konsumsi sehari-hari global
Tether 近期宣布 investasi pada penyedia layanan pembayaran kode QR lintas batas SQRIL, lebih lanjut mendorong penerapan nyata stablecoin dalam sistem pembayaran global. Tujuan utama dari investasi ini adalah mengintegrasikan kemampuan penyelesaian stablecoin seperti USDT ke dalam sistem pembayaran mobile harian di pasar berkembang, mencakup skenario penggunaan frekuensi tinggi seperti konsumsi ritel dan remitansi lintas batas. Ketentuan keuangan spesifik belum diungkapkan secara publik.
Berdasarkan informasi yang diungkapkan, kolaborasi kedua belah pihak akan fokus pada kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Pasar-pasar ini memiliki tingkat adopsi pembayaran mobile yang tinggi, tetapi infrastruktur keuangan tradisional masih kurang efisien, sehingga permintaan terhadap solusi penyelesaian biaya rendah dan real-time sangat tinggi. SQRIL telah menjalankan bisnis di wilayah tersebut, menyediakan layanan pembayaran mobile berbasis kode QR, dengan jumlah pengguna yang terus bertambah dan volume dana lintas batas yang signifikan.
Secara teknis, Tether berencana mengintegrasikan infrastruktur blockchain mereka sendiri dengan platform API yang dikembangkan oleh SQRIL, menjadikan stablecoin sebagai alat penyelesaian instan di belakang layar. Pengguna tetap melakukan pembayaran atau transfer melalui kode QR yang familiar di front-end, sementara USDT berperan dalam proses clearing di back-end, memungkinkan kecepatan penerimaan dana yang lebih cepat dan biaya transaksi yang lebih rendah. Model ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada perantara bank tradisional, serta menurunkan waktu dan biaya dalam pembayaran lintas batas.
Sistem SQRIL yang ada memiliki kompatibilitas yang cukup baik, jaringan pembayaran mereka dapat terhubung dengan sistem bank tradisional seperti Barclays dan Bank of America, serta terintegrasi dengan platform fintech utama seperti Venmo, Revolut, dan Cash App. Arsitektur “koneksi” ini memungkinkan mereka berfungsi sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan penyelesaian berbasis blockchain, menyediakan jalur nyata untuk penerapan pembayaran stablecoin.
Tether menyatakan bahwa kolaborasi ini mencerminkan strategi jangka panjang mereka dalam memperluas dari skenario pertukaran ke skenario pembayaran nyata. Dengan adopsi luas kode QR dan dompet digital di seluruh dunia, memasukkan USDT ke dalam konsumsi ritel, remitansi, dan transfer harian dipandang sebagai jalur kunci untuk memperbesar adopsi stablecoin.
Secara keseluruhan, investasi Tether di SQRIL bukan hanya kerjasama dari segi modal, tetapi juga langkah penting dalam membangun infrastruktur pembayaran stablecoin global. Ke depan, dengan perluasan jaringan dan implementasi produk secara bertahap, peran stablecoin dalam pembayaran lintas batas dan layanan keuangan di pasar berkembang kemungkinan akan semakin diperkuat.