Dalam trading forex, investor biasanya mencari berbagai alat yang membantu dalam menganalisis tren harga, dan QM Pattern atau Quasimodo Pattern merupakan pola grafik yang cukup unik bagi pemula. Karena baru dikenal dalam satu tahun terakhir, tetapi kemampuannya dalam menunjukkan titik pembalikan tren diakui oleh analis téknikal.
QM Pattern memiliki struktur yang mirip dengan pola Head and Shoulders, tetapi ada perbedaan penting, yaitu bahu kanan akan memiliki tinggi/ rendah yang tidak normal jika dibandingkan dengan bahu kiri, sehingga secara keseluruhan pola ini tampak seperti M atau W yang tidak seimbang. Nama “Quasimodo” berasal dari karakter dalam novel yang memiliki postur bongkok, yang mencerminkan karakteristik pola grafik ini secara lengkap.
Struktur dan Ciri-ciri QM Pattern
Pola QM Pattern terdiri dari 3 titik utama, yaitu pembentukan bahu kiri (Left Shoulder), kepala (Head), dan bahu kanan (Right Shoulder). Ciri khas pola ini adalah setelah harga membentuk Head, koreksi yang mengikuti akan menembus Neckline (garis leher) secara keras, sebelum harga berbalik membentuk bahu kanan yang tidak setinggi atau sedalam bahu kiri.
Selanjutnya, ketika harga menembus titik tertinggi/rendah yang sebelumnya terbentuk, tren harga akan berbalik, sehingga QM Pattern digunakan untuk mengindikasikan waktu pembalikan tren.
Bullish QM Pattern - Sinyal kenaikan
Ketika muncul Bullish QM Pattern, ini menandakan bahwa harga sedang mengakhiri tren turun dan bersiap untuk berbalik menjadi tren naik. Pembentukannya dimulai dari tren turun dengan titik terendah yang semakin menurun (Lower Low), mengonfirmasi tren turun. Setelah mencapai titik terendah, harga akan rebound secara keras, menembus Higher High (Higher High) sebelumnya, dan membentuk titik tertinggi baru.
Namun, harga tidak dapat bertahan di atasnya, sehingga terjadi koreksi (Correction) ke level yang tidak lebih rendah dari bahu kiri yang terbentuk. Setelah harga menguji support ini dan berbalik naik menembus titik tertinggi rebound sebelumnya (Higher High), tren akan berbalik dari turun menjadi naik secara jelas.
Bearish QM Pattern - Sinyal penurunan
Sebaliknya, Bearish QM Pattern muncul saat tren naik akan berakhir dan harga bersiap untuk berbalik menjadi tren turun. Dimulai dari tren naik dengan titik tertinggi yang semakin tinggi (Higher High), disertai sinyal peringatan.
Setelah mencapai titik tertinggi, harga mengalami koreksi yang tajam, menembus Lower Low (Lower Low) sebelumnya, dan membentuk titik terendah baru. Tetapi harga kembali naik lagi tanpa menembus bahu kiri yang terbentuk sebelumnya. Ketika harga menguji resistance dan kemudian berbalik turun serta membentuk Lower Low baru, tren akan berbalik dari naik ke turun secara nyata.
Prinsip Teoritis di Balik QM Pattern
QM Pattern didukung oleh Dow Theory, yang merupakan dasar dari trading Trend Following. Teori ini menyatakan bahwa “tren akan berlanjut sampai ada sinyal perubahan,” yang biasanya terlihat dari pecahnya pola Higher High dalam tren naik atau Lower Low dalam tren turun.
QM Pattern dibentuk berdasarkan prinsip ini. Dalam kasus Bullish QM Pattern, harga akan membentuk Lower Low terlebih dahulu, mengonfirmasi tren turun. Kemudian rebound harga akan menghasilkan Higher High, menandai akhir tren turun sesuai aturan Dow Theory.
Dalam pembentukan berikutnya, harga akan menguji support dan membentuk Higher Low (Higher Low), yang merupakan karakteristik tren naik, sebelum perubahan tren selesai.
Cara menerapkan QM Pattern dengan Demand Supply Zone
Trading QM Pattern dapat dikombinasikan dengan Demand Supply Zone. Demand Supply Zone adalah area yang menunjukkan titik konsentrasi kekuatan beli (Demand) atau jual (Supply), yang dapat digunakan sebagai titik masuk (Entry Point) dalam strategi Trend Following.
Kasus Bullish QM Pattern
Ketika bahu kanan terbentuk, harga berada dalam fase membentuk Higher High. Setelah itu, harga menguji support di level bahu kiri. Area ini dianggap sebagai Demand Zone yang cocok untuk masuk posisi beli. Tempatkan Stop Loss di sekitar Head atau titik terendah sebelumnya, dan ambil profit saat tren menunjukkan perubahan yang jelas.
Kasus Bearish QM Pattern
Ketika bahu kanan terbentuk, harga membentuk Lower Low. Kemudian rebound menguji resistance di level bahu kiri. Area ini adalah Supply Zone yang cocok untuk posisi jual (Short). Tempatkan Stop Loss di sekitar Head atau titik tertinggi sebelumnya, dan tunggu konfirmasi perubahan tren sebelum menutup posisi.
Batasan dan Peringatan Penting
Meskipun QM Pattern adalah alat yang efektif, ada batasan yang perlu diketahui. Masalah utama adalah penggunaannya pada aset dengan volume perdagangan rendah (Low Liquidity). Dalam pasar forex, aset yang jarang diperdagangkan atau dengan volume kecil mungkin memberi sinyal pola yang mirip QM Pattern, tetapi tidak sesuai teori karena pergerakannya bisa dikendalikan oleh sedikit trader saja.
Oleh karena itu, sebelum menggunakan QM Pattern dalam trading forex, periksa volume perdagangan (Volume) pasangan mata uang yang dipilih untuk memastikan keakuratan dan kepercayaan yang lebih tinggi.
Ringkasan
QM Pattern adalah pola grafik yang menarik dan efektif dalam menunjukkan titik pembalikan tren, baik di pasar forex maupun pasar lain. Nama pola ini berasal dari karakter manusia bongkok, yang mencerminkan ciri khasnya, yaitu pola kepala dan bahu yang tidak simetris.
QM Pattern bukan hanya pola grafik alami, tetapi juga didukung oleh Dow Theory dan prinsip alokasi permintaan dan penawaran (Demand-Supply), yang memberi keyakinan bahwa pola ini berasal dari kekuatan pasar yang sesungguhnya. Hal ini membuatnya memiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
Bagi yang tertarik menggunakan QM Pattern dalam pasar forex, penting untuk memahami prinsip dan batasannya agar dapat mengaplikasikannya secara efektif dan meminimalkan risiko trading sebanyak mungkin.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa itu Pola QM di pasar Forex dan bagaimana cara menggunakannya
Memahami QM Pattern dari Dasar
Dalam trading forex, investor biasanya mencari berbagai alat yang membantu dalam menganalisis tren harga, dan QM Pattern atau Quasimodo Pattern merupakan pola grafik yang cukup unik bagi pemula. Karena baru dikenal dalam satu tahun terakhir, tetapi kemampuannya dalam menunjukkan titik pembalikan tren diakui oleh analis téknikal.
QM Pattern memiliki struktur yang mirip dengan pola Head and Shoulders, tetapi ada perbedaan penting, yaitu bahu kanan akan memiliki tinggi/ rendah yang tidak normal jika dibandingkan dengan bahu kiri, sehingga secara keseluruhan pola ini tampak seperti M atau W yang tidak seimbang. Nama “Quasimodo” berasal dari karakter dalam novel yang memiliki postur bongkok, yang mencerminkan karakteristik pola grafik ini secara lengkap.
Struktur dan Ciri-ciri QM Pattern
Pola QM Pattern terdiri dari 3 titik utama, yaitu pembentukan bahu kiri (Left Shoulder), kepala (Head), dan bahu kanan (Right Shoulder). Ciri khas pola ini adalah setelah harga membentuk Head, koreksi yang mengikuti akan menembus Neckline (garis leher) secara keras, sebelum harga berbalik membentuk bahu kanan yang tidak setinggi atau sedalam bahu kiri.
Selanjutnya, ketika harga menembus titik tertinggi/rendah yang sebelumnya terbentuk, tren harga akan berbalik, sehingga QM Pattern digunakan untuk mengindikasikan waktu pembalikan tren.
Bullish QM Pattern - Sinyal kenaikan
Ketika muncul Bullish QM Pattern, ini menandakan bahwa harga sedang mengakhiri tren turun dan bersiap untuk berbalik menjadi tren naik. Pembentukannya dimulai dari tren turun dengan titik terendah yang semakin menurun (Lower Low), mengonfirmasi tren turun. Setelah mencapai titik terendah, harga akan rebound secara keras, menembus Higher High (Higher High) sebelumnya, dan membentuk titik tertinggi baru.
Namun, harga tidak dapat bertahan di atasnya, sehingga terjadi koreksi (Correction) ke level yang tidak lebih rendah dari bahu kiri yang terbentuk. Setelah harga menguji support ini dan berbalik naik menembus titik tertinggi rebound sebelumnya (Higher High), tren akan berbalik dari turun menjadi naik secara jelas.
Bearish QM Pattern - Sinyal penurunan
Sebaliknya, Bearish QM Pattern muncul saat tren naik akan berakhir dan harga bersiap untuk berbalik menjadi tren turun. Dimulai dari tren naik dengan titik tertinggi yang semakin tinggi (Higher High), disertai sinyal peringatan.
Setelah mencapai titik tertinggi, harga mengalami koreksi yang tajam, menembus Lower Low (Lower Low) sebelumnya, dan membentuk titik terendah baru. Tetapi harga kembali naik lagi tanpa menembus bahu kiri yang terbentuk sebelumnya. Ketika harga menguji resistance dan kemudian berbalik turun serta membentuk Lower Low baru, tren akan berbalik dari naik ke turun secara nyata.
Prinsip Teoritis di Balik QM Pattern
QM Pattern didukung oleh Dow Theory, yang merupakan dasar dari trading Trend Following. Teori ini menyatakan bahwa “tren akan berlanjut sampai ada sinyal perubahan,” yang biasanya terlihat dari pecahnya pola Higher High dalam tren naik atau Lower Low dalam tren turun.
QM Pattern dibentuk berdasarkan prinsip ini. Dalam kasus Bullish QM Pattern, harga akan membentuk Lower Low terlebih dahulu, mengonfirmasi tren turun. Kemudian rebound harga akan menghasilkan Higher High, menandai akhir tren turun sesuai aturan Dow Theory.
Dalam pembentukan berikutnya, harga akan menguji support dan membentuk Higher Low (Higher Low), yang merupakan karakteristik tren naik, sebelum perubahan tren selesai.
Cara menerapkan QM Pattern dengan Demand Supply Zone
Trading QM Pattern dapat dikombinasikan dengan Demand Supply Zone. Demand Supply Zone adalah area yang menunjukkan titik konsentrasi kekuatan beli (Demand) atau jual (Supply), yang dapat digunakan sebagai titik masuk (Entry Point) dalam strategi Trend Following.
Kasus Bullish QM Pattern
Ketika bahu kanan terbentuk, harga berada dalam fase membentuk Higher High. Setelah itu, harga menguji support di level bahu kiri. Area ini dianggap sebagai Demand Zone yang cocok untuk masuk posisi beli. Tempatkan Stop Loss di sekitar Head atau titik terendah sebelumnya, dan ambil profit saat tren menunjukkan perubahan yang jelas.
Kasus Bearish QM Pattern
Ketika bahu kanan terbentuk, harga membentuk Lower Low. Kemudian rebound menguji resistance di level bahu kiri. Area ini adalah Supply Zone yang cocok untuk posisi jual (Short). Tempatkan Stop Loss di sekitar Head atau titik tertinggi sebelumnya, dan tunggu konfirmasi perubahan tren sebelum menutup posisi.
Batasan dan Peringatan Penting
Meskipun QM Pattern adalah alat yang efektif, ada batasan yang perlu diketahui. Masalah utama adalah penggunaannya pada aset dengan volume perdagangan rendah (Low Liquidity). Dalam pasar forex, aset yang jarang diperdagangkan atau dengan volume kecil mungkin memberi sinyal pola yang mirip QM Pattern, tetapi tidak sesuai teori karena pergerakannya bisa dikendalikan oleh sedikit trader saja.
Oleh karena itu, sebelum menggunakan QM Pattern dalam trading forex, periksa volume perdagangan (Volume) pasangan mata uang yang dipilih untuk memastikan keakuratan dan kepercayaan yang lebih tinggi.
Ringkasan
QM Pattern adalah pola grafik yang menarik dan efektif dalam menunjukkan titik pembalikan tren, baik di pasar forex maupun pasar lain. Nama pola ini berasal dari karakter manusia bongkok, yang mencerminkan ciri khasnya, yaitu pola kepala dan bahu yang tidak simetris.
QM Pattern bukan hanya pola grafik alami, tetapi juga didukung oleh Dow Theory dan prinsip alokasi permintaan dan penawaran (Demand-Supply), yang memberi keyakinan bahwa pola ini berasal dari kekuatan pasar yang sesungguhnya. Hal ini membuatnya memiliki tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
Bagi yang tertarik menggunakan QM Pattern dalam pasar forex, penting untuk memahami prinsip dan batasannya agar dapat mengaplikasikannya secara efektif dan meminimalkan risiko trading sebanyak mungkin.