Belakangan ini ada kontroversi tentang Departemen Kehakiman AS (DOJ) yang menjual Bitcoin yang disita dalam kasus kriminal — dan ini memicu perdebatan di antara pembuat undang-undang, pendukung kripto, dan komunitas kripto yang lebih luas.
🧾 1. Apa yang Terjadi? Dilaporkan bahwa DOJ melikuidasi Bitcoin yang disita sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah kriminal terkait kasus Samourai Wallet.
Sekitar 57,5 BTC (senilai sekitar $6,3 juta) dipindahkan dari alamat terdakwa ke dompet kustodian/exchange, menunjukkan kemungkinan besar telah dijual.
Layanan Marshals AS, yang mengelola penyitaan aset federal, tampaknya terlibat dalam penanganan ini.
➡️ Catatan: Beberapa laporan membantah apakah Bitcoin benar-benar dijual, mengatakan bahwa memindahkannya ke kustodian tidak membuktikan penjualan tanpa konfirmasi resmi.
📜 2. Mengapa Ini Menjadi Kontroversial? 🧩 a. Arahan Cadangan Bitcoin Strategis Pada tahun 2025, Perintah Eksekutif 14233 mengarahkan bahwa Bitcoin yang disita melalui penegakan hukum harus disimpan dan ditambahkan ke Cadangan Bitcoin Strategis, bukan dijual.
Ini dimaksudkan untuk memperlakukan Bitcoin seperti aset strategis — mirip dengan cadangan emas — mengakui pentingnya yang semakin meningkat.
🚨 b. Konflik Kebijakan vs. Tindakan Menjual Bitcoin yang disita tampaknya bertentangan dengan perintah eksekutif ini, yang memicu kritik bahwa lembaga federal tidak sejalan dengan kebijakan.
Pembuat undang-undang dan pendukung Bitcoin berpendapat ini dapat melemahkan posisi AS dibandingkan negara-negara yang mengakumulasi Bitcoin secara strategis.
👩⚖️ 3. Reaksi Politik dan Publik 🗣️ Senator Cynthia Lummis (pro‑Bitcoin) Senator Lummis secara terbuka mengkritik penjualan tersebut, mengatakan pemerintah harus mempertahankan Bitcoin sebagai aset strategis, bukan mengubahnya menjadi uang tunai.
Dia mempertanyakan mengapa administrasi akan melikuidasi Bitcoin meskipun ada perintah eksekutif, dan menggambarkannya sebagai “sangat mengkhawatirkan.”
🔎 Reaksi Komunitas Crypto Beberapa analis dan pengamat crypto melihat penjualan ini sebagai upaya melemahkan kredibilitas kebijakan crypto AS dan khawatir bahwa kurangnya transparansi memicu ketidakpercayaan.
Yang lain memperingatkan bahwa prosedur kustodian normal dapat terlihat seperti penjualan di‑chain meskipun tidak ada likuidasi yang terjadi.
📊 4. Latar Belakang Lebih Luas 💼 Penyitaan DOJ Umum: Pemerintah AS secara rutin menyita cryptocurrency yang terkait dengan kasus kriminal, penipuan, ransomware, penipuan, dan pencucian uang, sering kali bernilai jutaan atau milyaran dolar.
🛠️ Penegakan Hukum Crypto DOJ: Penyitaan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh DOJ dan FBI untuk mengganggu operasi crypto ilegal dan memulihkan aset bagi korban.
📌 Ringkasan: Poin Utama yang Bisa Anda Gunakan ✔ Apa yang terjadi: DOJ diduga menjual Bitcoin yang disita dari kasus kriminal. ✔ Mengapa ini penting: Bisa bertentangan dengan perintah eksekutif untuk menyimpan Bitcoin yang disita dalam Cadangan Strategis. ✔ Kritikus utama: Pembuat undang-undang pro‑Bitcoin seperti Senator Lummis. ✔ Perdebatan: Apakah transaksi tersebut benar-benar penjualan vs. hanya pemindahan ke kustodian. ✔ Konteks yang Lebih Luas: Pemerintah AS secara rutin menyimpan dan menyita sejumlah besar crypto, yang mempengaruhi kebijakan dan pasar.$BTC
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
17 Suka
Hadiah
17
22
1
Bagikan
Komentar
0/400
repanzal
· 29menit yang lalu
Beli Untuk Mendapatkan 💎
Lihat AsliBalas0
repanzal
· 29menit yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
repanzal
· 29menit yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
Crypto_Buzz_with_Alex
· 15jam yang lalu
Beli Untuk Mendapatkan 💎
Lihat AsliBalas0
Crypto_Buzz_with_Alex
· 15jam yang lalu
Selamat Tahun Baru! 🤑
Lihat AsliBalas0
EagleEye
· 15jam yang lalu
Kerja yang luar biasa! Benar-benar menarik perhatian
#JusticeDepartmentSellsBitcoin
Belakangan ini ada kontroversi tentang Departemen Kehakiman AS (DOJ) yang menjual Bitcoin yang disita dalam kasus kriminal — dan ini memicu perdebatan di antara pembuat undang-undang, pendukung kripto, dan komunitas kripto yang lebih luas.
🧾 1. Apa yang Terjadi?
Dilaporkan bahwa DOJ melikuidasi Bitcoin yang disita sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah kriminal terkait kasus Samourai Wallet.
Sekitar 57,5 BTC (senilai sekitar $6,3 juta) dipindahkan dari alamat terdakwa ke dompet kustodian/exchange, menunjukkan kemungkinan besar telah dijual.
Layanan Marshals AS, yang mengelola penyitaan aset federal, tampaknya terlibat dalam penanganan ini.
➡️ Catatan: Beberapa laporan membantah apakah Bitcoin benar-benar dijual, mengatakan bahwa memindahkannya ke kustodian tidak membuktikan penjualan tanpa konfirmasi resmi.
📜 2. Mengapa Ini Menjadi Kontroversial?
🧩 a. Arahan Cadangan Bitcoin Strategis
Pada tahun 2025, Perintah Eksekutif 14233 mengarahkan bahwa Bitcoin yang disita melalui penegakan hukum harus disimpan dan ditambahkan ke Cadangan Bitcoin Strategis, bukan dijual.
Ini dimaksudkan untuk memperlakukan Bitcoin seperti aset strategis — mirip dengan cadangan emas — mengakui pentingnya yang semakin meningkat.
🚨 b. Konflik Kebijakan vs. Tindakan
Menjual Bitcoin yang disita tampaknya bertentangan dengan perintah eksekutif ini, yang memicu kritik bahwa lembaga federal tidak sejalan dengan kebijakan.
Pembuat undang-undang dan pendukung Bitcoin berpendapat ini dapat melemahkan posisi AS dibandingkan negara-negara yang mengakumulasi Bitcoin secara strategis.
👩⚖️ 3. Reaksi Politik dan Publik
🗣️ Senator Cynthia Lummis (pro‑Bitcoin)
Senator Lummis secara terbuka mengkritik penjualan tersebut, mengatakan pemerintah harus mempertahankan Bitcoin sebagai aset strategis, bukan mengubahnya menjadi uang tunai.
Dia mempertanyakan mengapa administrasi akan melikuidasi Bitcoin meskipun ada perintah eksekutif, dan menggambarkannya sebagai “sangat mengkhawatirkan.”
🔎 Reaksi Komunitas Crypto
Beberapa analis dan pengamat crypto melihat penjualan ini sebagai upaya melemahkan kredibilitas kebijakan crypto AS dan khawatir bahwa kurangnya transparansi memicu ketidakpercayaan.
Yang lain memperingatkan bahwa prosedur kustodian normal dapat terlihat seperti penjualan di‑chain meskipun tidak ada likuidasi yang terjadi.
📊 4. Latar Belakang Lebih Luas
💼 Penyitaan DOJ Umum:
Pemerintah AS secara rutin menyita cryptocurrency yang terkait dengan kasus kriminal, penipuan, ransomware, penipuan, dan pencucian uang, sering kali bernilai jutaan atau milyaran dolar.
🛠️ Penegakan Hukum Crypto DOJ:
Penyitaan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh DOJ dan FBI untuk mengganggu operasi crypto ilegal dan memulihkan aset bagi korban.
📌 Ringkasan: Poin Utama yang Bisa Anda Gunakan
✔ Apa yang terjadi: DOJ diduga menjual Bitcoin yang disita dari kasus kriminal.
✔ Mengapa ini penting: Bisa bertentangan dengan perintah eksekutif untuk menyimpan Bitcoin yang disita dalam Cadangan Strategis.
✔ Kritikus utama: Pembuat undang-undang pro‑Bitcoin seperti Senator Lummis.
✔ Perdebatan: Apakah transaksi tersebut benar-benar penjualan vs. hanya pemindahan ke kustodian.
✔ Konteks yang Lebih Luas: Pemerintah AS secara rutin menyimpan dan menyita sejumlah besar crypto, yang mempengaruhi kebijakan dan pasar.$BTC