Bisnis di Inggris menarik kembali ekspektasi pertumbuhan upah, menurut survei terbaru Bank of England. Perusahaan di seluruh negeri sedang menyesuaikan perkiraan kenaikan gaji mereka, menandakan sentimen hati-hati di tengah ketidakpastian ekonomi. Perkembangan ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang inflasi dan tekanan suku bunga yang terus memengaruhi pengambilan keputusan perusahaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
WalletsWatcher
· 01-08 10:27
Nah, sekarang perusahaan juga harus mengencangkan ikat pinggang, kenaikan gaji akan kembali dibatasi
Lihat AsliBalas0
MultiSigFailMaster
· 01-08 10:27
Pertumbuhan gaji melambat? Eh... bukankah ini berarti karyawan akan dirugikan?
Lihat AsliBalas0
MidnightSnapHunter
· 01-08 10:21
Perusahaan Inggris kembali menjadi pelit, ekspektasi kenaikan gaji dipangkas habis-habisan. Singkatnya, mereka masih takut dengan inflasi dan suku bunga.
Lihat AsliBalas0
GateUser-a180694b
· 01-08 10:19
Poundsterling kembali melemah, perusahaan mulai mengurangi gaji
Lihat AsliBalas0
RektButAlive
· 01-08 10:17
Kembali lagi, bos-bos Inggris mulai memotong gaji? Sudah lama saya lihat, inflasi ini makhluk jahat yang tidak bisa ditanggung oleh siapa pun
Lihat AsliBalas0
GateUser-9f682d4c
· 01-08 10:06
Kembali lagi dengan pola ini? Perusahaan Inggris memperketat ekspektasi gaji, sejujurnya mereka hanya pelit, dengan dalih "ketidakpastian ekonomi".
Bisnis di Inggris menarik kembali ekspektasi pertumbuhan upah, menurut survei terbaru Bank of England. Perusahaan di seluruh negeri sedang menyesuaikan perkiraan kenaikan gaji mereka, menandakan sentimen hati-hati di tengah ketidakpastian ekonomi. Perkembangan ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang inflasi dan tekanan suku bunga yang terus memengaruhi pengambilan keputusan perusahaan.