Dalam sesi perdagangan Asia, nilai tukar USD/CHF mengalami koreksi setelah mengalami kenaikan selama dua hari, saat ini berkisar di sekitar 0.7880. Ketegangan geopolitik global yang terus berlanjut serta ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan melanjutkan pemotongan suku bunga pada tahun 2026 sedang mendorong franc Swiss (CHF) menguat relatif, sementara dolar AS menghadapi tekanan dari berbagai sisi.
Ketidakpastian Geopolitik Meningkatkan Permintaan Perlindungan
Konflik Rusia-Ukraina dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah sedang mendorong investor mencari aset aman. Menteri Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa Moskow akan mengubah posisi negosiasinya, karena serangan terhadap kediaman Putin. Sementara itu, serangan udara Saudi di Yaman, ditambah dengan pengumuman Iran tentang status “perang total” dengan Amerika Serikat, Eropa, dan Israel, memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas. Trump memperingatkan bahwa jika Iran menghidupkan kembali program nuklirnya, AS akan melakukan serangan lebih lanjut. Faktor-faktor ini secara kolektif meningkatkan permintaan terhadap aset perlindungan.
Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Federal Reserve Mengurangi Daya Tarik Dolar
Performa dolar AS juga tertekan oleh prospek kebijakan Federal Reserve. Berdasarkan data terbaru dari CME FedWatch, probabilitas bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada bulan Januari meningkat menjadi 83,9%, dari 80,1% seminggu sebelumnya. Sebaliknya, kemungkinan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin menurun dari 19,9% menjadi 16,1%. Perubahan ini menunjukkan pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve mungkin akan melakukan dua kali pemotongan suku bunga pada tahun 2026.
Fokus Pergerakan Menengah USD/CHF
Indeks leading KOF Swiss akan dirilis nanti, yang dapat memberikan petunjuk tentang tren aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Pelaku pasar juga memantau dengan ketat rilis minutes rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember, yang diharapkan akan mengungkap pandangan Federal Reserve terhadap kebijakan di tahun 2026. Selain itu, data klaim pengangguran awal AS yang dijadwalkan rilis hari Rabu juga akan menjadi indikator penting yang mempengaruhi arah USD/CHF.
Tentang Franc Swiss (CHF)
Karakteristik Dasar
Franc Swiss adalah mata uang resmi Swiss dan salah satu dari sepuluh mata uang paling aktif diperdagangkan di dunia. Volume perdagangannya jauh melebihi ukuran ekonomi Swiss, dan nilainya dipengaruhi oleh sentimen pasar secara keseluruhan, kondisi ekonomi domestik, kebijakan Swiss National Bank (SNB), serta faktor lainnya.
Perkembangan Sistem Nilai Tukar
Antara tahun 2011 hingga 2015, franc pernah diikat ke euro (EUR). Pembebasan mendadak dari ikatan ini menyebabkan franc menguat lebih dari 20%, memicu volatilitas pasar yang besar. Meskipun ikatan tersebut telah dihapus, karena ketergantungan ekonomi Swiss yang tinggi terhadap zona euro, pergerakan CHF terhadap EUR tetap sangat berkorelasi.
Aset Perlindungan
Franc Swiss secara luas dianggap sebagai “mata uang safe haven”. Investor cenderung membeli mata uang ini saat tekanan pasar meningkat. Hal ini berasal dari posisi internasional Swiss: fondasi ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan devisa bank sentral yang cukup, serta posisi politik yang netral dalam konflik global yang telah lama dipertahankan, semuanya memastikan nilai mata uang ini sebagai aset aman. Ketika pasar bergejolak, biasanya CHF akan menguat terhadap mata uang lain yang dianggap berisiko tinggi.
Mekanisme Kebijakan Bank Sentral
Swiss National Bank mengadakan empat kali pertemuan setiap tahun (se setiap kuartal), dengan frekuensi lebih rendah dibandingkan bank sentral utama lainnya. Bank ini menargetkan tingkat inflasi tahunan di bawah 2%. Ketika inflasi tinggi atau diperkirakan akan melebihi target, bank biasanya akan menaikkan suku bunga acuan untuk menekan kenaikan harga. Peningkatan suku bunga biasanya menguntungkan CHF karena meningkatkan imbal hasil investasi dan daya tariknya bagi investor; sebaliknya, penurunan suku bunga cenderung melemahkan CHF.
Pengaruh Data Ekonomi
Data ekonomi makro Swiss sangat penting untuk menilai kondisi ekonomi dan valuasi CHF. Meskipun ekonomi Swiss secara umum stabil, perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, neraca berjalan, atau cadangan devisa bank sentral dapat memicu fluktuasi CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang kuat, tingkat pengangguran rendah, dan kepercayaan tinggi mendukung CHF; sebaliknya, data yang menunjukkan perlambatan momentum dapat menyebabkan CHF melemah.
Ketergantungan terhadap Zona Euro
Sebagai ekonomi terbuka kecil, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi zona euro yang berdekatan. Zona euro bukan hanya mitra ekonomi terpenting Swiss, tetapi juga sekutu politik utama, sehingga stabilitas ekonomi makro dan kebijakan moneter zona euro sangat penting bagi Swiss dan franc-nya. Berdasarkan ketergantungan ini, beberapa model ekonomi menunjukkan korelasi EUR terhadap CHF lebih dari 90%, mendekati korelasi positif sempurna.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
USD menghadapi tekanan: Franc Swiss didukung oleh permintaan safe haven yang menguat
Dalam sesi perdagangan Asia, nilai tukar USD/CHF mengalami koreksi setelah mengalami kenaikan selama dua hari, saat ini berkisar di sekitar 0.7880. Ketegangan geopolitik global yang terus berlanjut serta ekspektasi bahwa Federal Reserve mungkin akan melanjutkan pemotongan suku bunga pada tahun 2026 sedang mendorong franc Swiss (CHF) menguat relatif, sementara dolar AS menghadapi tekanan dari berbagai sisi.
Ketidakpastian Geopolitik Meningkatkan Permintaan Perlindungan
Konflik Rusia-Ukraina dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah sedang mendorong investor mencari aset aman. Menteri Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa Moskow akan mengubah posisi negosiasinya, karena serangan terhadap kediaman Putin. Sementara itu, serangan udara Saudi di Yaman, ditambah dengan pengumuman Iran tentang status “perang total” dengan Amerika Serikat, Eropa, dan Israel, memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas. Trump memperingatkan bahwa jika Iran menghidupkan kembali program nuklirnya, AS akan melakukan serangan lebih lanjut. Faktor-faktor ini secara kolektif meningkatkan permintaan terhadap aset perlindungan.
Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Federal Reserve Mengurangi Daya Tarik Dolar
Performa dolar AS juga tertekan oleh prospek kebijakan Federal Reserve. Berdasarkan data terbaru dari CME FedWatch, probabilitas bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada bulan Januari meningkat menjadi 83,9%, dari 80,1% seminggu sebelumnya. Sebaliknya, kemungkinan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin menurun dari 19,9% menjadi 16,1%. Perubahan ini menunjukkan pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve mungkin akan melakukan dua kali pemotongan suku bunga pada tahun 2026.
Fokus Pergerakan Menengah USD/CHF
Indeks leading KOF Swiss akan dirilis nanti, yang dapat memberikan petunjuk tentang tren aktivitas ekonomi secara keseluruhan. Pelaku pasar juga memantau dengan ketat rilis minutes rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) Desember, yang diharapkan akan mengungkap pandangan Federal Reserve terhadap kebijakan di tahun 2026. Selain itu, data klaim pengangguran awal AS yang dijadwalkan rilis hari Rabu juga akan menjadi indikator penting yang mempengaruhi arah USD/CHF.
Tentang Franc Swiss (CHF)
Karakteristik Dasar
Franc Swiss adalah mata uang resmi Swiss dan salah satu dari sepuluh mata uang paling aktif diperdagangkan di dunia. Volume perdagangannya jauh melebihi ukuran ekonomi Swiss, dan nilainya dipengaruhi oleh sentimen pasar secara keseluruhan, kondisi ekonomi domestik, kebijakan Swiss National Bank (SNB), serta faktor lainnya.
Perkembangan Sistem Nilai Tukar
Antara tahun 2011 hingga 2015, franc pernah diikat ke euro (EUR). Pembebasan mendadak dari ikatan ini menyebabkan franc menguat lebih dari 20%, memicu volatilitas pasar yang besar. Meskipun ikatan tersebut telah dihapus, karena ketergantungan ekonomi Swiss yang tinggi terhadap zona euro, pergerakan CHF terhadap EUR tetap sangat berkorelasi.
Aset Perlindungan
Franc Swiss secara luas dianggap sebagai “mata uang safe haven”. Investor cenderung membeli mata uang ini saat tekanan pasar meningkat. Hal ini berasal dari posisi internasional Swiss: fondasi ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan devisa bank sentral yang cukup, serta posisi politik yang netral dalam konflik global yang telah lama dipertahankan, semuanya memastikan nilai mata uang ini sebagai aset aman. Ketika pasar bergejolak, biasanya CHF akan menguat terhadap mata uang lain yang dianggap berisiko tinggi.
Mekanisme Kebijakan Bank Sentral
Swiss National Bank mengadakan empat kali pertemuan setiap tahun (se setiap kuartal), dengan frekuensi lebih rendah dibandingkan bank sentral utama lainnya. Bank ini menargetkan tingkat inflasi tahunan di bawah 2%. Ketika inflasi tinggi atau diperkirakan akan melebihi target, bank biasanya akan menaikkan suku bunga acuan untuk menekan kenaikan harga. Peningkatan suku bunga biasanya menguntungkan CHF karena meningkatkan imbal hasil investasi dan daya tariknya bagi investor; sebaliknya, penurunan suku bunga cenderung melemahkan CHF.
Pengaruh Data Ekonomi
Data ekonomi makro Swiss sangat penting untuk menilai kondisi ekonomi dan valuasi CHF. Meskipun ekonomi Swiss secara umum stabil, perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, neraca berjalan, atau cadangan devisa bank sentral dapat memicu fluktuasi CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang kuat, tingkat pengangguran rendah, dan kepercayaan tinggi mendukung CHF; sebaliknya, data yang menunjukkan perlambatan momentum dapat menyebabkan CHF melemah.
Ketergantungan terhadap Zona Euro
Sebagai ekonomi terbuka kecil, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi zona euro yang berdekatan. Zona euro bukan hanya mitra ekonomi terpenting Swiss, tetapi juga sekutu politik utama, sehingga stabilitas ekonomi makro dan kebijakan moneter zona euro sangat penting bagi Swiss dan franc-nya. Berdasarkan ketergantungan ini, beberapa model ekonomi menunjukkan korelasi EUR terhadap CHF lebih dari 90%, mendekati korelasi positif sempurna.