3 Saham Fintech yang Berpotensi Mengkapitalisasi Revolusi Perbankan Digital

Industri teknologi keuangan terus membentuk ulang cara konsumen dan institusi mengelola uang. Meskipun fintech sendiri tidak lagi baru, transformasi digital yang berkelanjutan menghadirkan peluang menarik bagi investor yang bersedia melihat melampaui sentimen pasar saat ini. Berikut adalah analisis mendetail dari tiga saham yang layak dipertimbangkan.

Peluang Perbankan Mobile-First: SoFi Technologies

Adopsi perbankan digital telah mencapai titik balik kritis. Menurut data terbaru dari American Bankers Association, lebih dari setengah pelanggan bank AS—54% per Oktober—sekarang mengandalkan aplikasi mobile secara utama untuk mengelola akun. 22% lainnya lebih memilih perbankan berbasis web, sementara hanya 9% yang mengunjungi cabang fisik. Perubahan ini mewakili perubahan mendasar dalam perilaku perbankan, terutama di kalangan demografi muda yang akan memperdalam tren ini seiring bertambahnya usia.

SoFi Technologies (NASDAQ: SOFI) mewakili permainan murni dari transformasi ini. Tidak seperti bank tradisional yang melakukan retrofit layanan digital, SoFi dirancang dari awal sebagai institusi yang berorientasi online. Hasilnya berbicara sendiri: pertumbuhan pelanggan telah konsisten, meningkat dari 704.000 di awal 2019 menjadi lebih dari 12,6 juta hari ini—pertumbuhan yang luar biasa selama kuartal berturut-turut.

Namun penetrasi ini baru menyentuh permukaan. AS memiliki sekitar 260 juta dewasa yang secara digital-native, sementara sebagian besar pelanggan SoFi memiliki kurang dari dua hubungan produk dengan platform tersebut. Peluang cross-selling tetap besar.

Pertumbuhan Pendapatan di Tengah Pesimisme Pasar: PayPal

Beberapa perusahaan jarang mengalami ketidaksesuaian seperti yang dialami PayPal (NASDAQ: PYPL). Penurunan saham sejak puncaknya pada 2021 telah menimbulkan pesimisme, dengan investor memperhitungkan ancaman dari alternatif cryptocurrency, meningkatnya kompetisi dari bank tradisional dan pesaing fintech, serta maturitas jaringan pembayaran.

Namun, narasi ini tidak sesuai dengan kenyataan. PayPal sedang menuju tahun pendapatan lain yang mencatatkan rekor di angka $33,3 miliar, dengan profitabilitas mendekati level 2021. Perusahaan mempertahankan sekitar 50% pangsa pasar pembayaran online global—pangsa pasar yang tetap sangat tangguh meskipun tekanan kompetitif.

Konsensus analis memproyeksikan pertumbuhan berkelanjutan: perusahaan diperkirakan akan menghasilkan $41 miliar dalam pendapatan pada 2028, mengubahnya menjadi $5,8 miliar laba bersih. Dengan rasio pendapatan tahun ini yang diproyeksikan kurang dari 10x dan laba per saham sebesar $5,79, saham diperdagangkan 24% di bawah target harga konsensus. Jika dan ketika komunitas investasi menyelaraskan penilaian saat ini dengan proyeksi ke depan, potensi upside menjadi sangat besar.

Penilaian Kredit Berbasis AI: Upstart Holdings

Penilaian kredit mewakili pasar yang terfragmentasi dan siap untuk terganggu. Pemain tradisional seperti Equifax dan TransUnion telah melakukan peningkatan teknologi secara bertahap, tetapi Upstart (NASDAQ: UPST) mewakili apa yang terlihat seperti solusi kredit dari dasar dalam era modern.

Didirikan pada 2012 oleh mantan eksekutif Google Dave Girouard, ilmuwan komputer Paul Gu, dan pengusaha Anna Counselman, Upstart menerapkan algoritma kecerdasan buatan untuk menilai kembali kelayakan kredit peminjam. Platform ini memberikan hasil yang terukur: 43% lebih banyak persetujuan pinjaman tanpa peningkatan default. Lebih dari 90% persetujuan beroperasi secara otomatis, mengurangi gesekan dan biaya di seluruh ekosistem pinjaman. Efisiensi ini menarik lebih dari 100 pemberi pinjaman institusional termasuk bank dan koperasi kredit.

Saham ini mengalami volatilitas sejak IPO 2020, tetapi ini mencerminkan platform yang bekerja sesuai desain. Ketika hambatan ekonomi muncul pada pertengahan 2024, algoritma secara tepat memberi sinyal kehati-hatian, mengurangi persetujuan dan melindungi pemberi pinjaman selama periode ketidakpastian.

Performa terbaru yang membaik membuktikan model bisnis ini: selama tiga kuartal pertama 2024, volume pinjaman total yang diproses lebih dari dua kali lipat, sementara tingkat konversi meningkat dari 15,3% menjadi 21,2%. Saat peserta pasar menyadari bahwa bisnis Upstart telah mencapai titik balik, penilaian ulang menjadi semakin mungkin.

Kesimpulan

Ketiga saham fintech ini mewakili sudut pandang berbeda tentang evolusi teknologi keuangan. Apakah melalui transformasi infrastruktur perbankan, ketahanan pasar pembayaran, atau kecerdasan buatan yang diterapkan pada keuangan tradisional, masing-masing menawarkan katalisator berbeda untuk kinerja luar biasa.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)