Pernah bertanya-tanya berapa sebenarnya biaya barang paling mahal di dunia? Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda — itu bukan perhiasan atau karya seni langka, melainkan sebuah istana terapung: Kapal Pesiar History Supreme, dengan harga mencapai $4,5 miliar.
Melampaui Imajinasi: Bagaimana Kekayaan Ekstrem Digunakan
Ketika Anda memiliki lebih banyak uang daripada yang bisa Anda habiskan, keputusan pembelian berubah sepenuhnya. Orang-orang super kaya di dunia tidak hanya membeli mobil atau rumah — mereka mengakuisisi aset unik yang menentang penilaian konvensional.
Pembelian Termegah: Properti Mendominasi
Pasar properti adalah tempat miliarder benar-benar menunjukkan kekuatan finansial mereka. Antilia di Mumbai berdiri sebagai bangunan residensial termahal di dunia dengan $2 miliar. Dimiliki oleh taipan India Mukesh Ambani, istana vertikal setinggi 27 lantai ini mencakup tiga helipad, sembilan lift, dan sebuah teater dengan 50 kursi.
Tidak jauh di belakang adalah Villa Leopolda di French Riviera, yang bernilai $506 juta. Mansion ini, yang awalnya dibangun untuk bangsawan Belgia pada tahun 1902, telah menjadi tempat tinggal presiden dan oligarki. Sementara itu, properti Jeff Bezos di Beverly Hills menghasilkan $165 juta, menjadikannya sebuah tawaran yang murah menurut standar ultra-kaya.
Ketika Seni Menjadi Strategi Investasi
Dunia seni selalu menarik perhatian orang kaya. “The Card Players” karya Paul Cézanne terjual seharga $275 juta, sekarang disimpan dalam koleksi pribadi milik keluarga Kerajaan Al Thani dari Qatar. “Potret Adele Bloch-Bauer I” karya Klimt terjual seharga $135 juta pada tahun 2006, sementara “Garçon à la Pipe” karya Picasso mendapatkan $104 juta di lelang.
Menariknya, tidak semua “seni” mengikuti definisi tradisional — hiu harimau yang diawetkan karya Damien Hirst, yang ironis berjudul “The Physical Impossibility of Death in the Mind of Someone Living,” terjual seharga $8 juta.
Barang Mewah: Tempat Keterampilan Bertemu Kelebihan
Transportasi dan jam tangan mewah mewakili kategori pengeluaran astronomis lainnya. Sebuah Ferrari GTO tahun 1962 dijual seharga $48,4 juta, sementara jam tangan yang dihiasi berlian juga mendapatkan harga yang luar biasa. Jam tangan Graff Hallucination, yang menampilkan lebih dari 110 karat berlian, terjual seharga $55 juta.
Bahkan aset yang kurang nyata pun memerintahkan kekayaan — nama domain Insure.com dibeli seharga $16 juta, membuktikan bahwa di era digital, properti utama juga ada secara online.
Monumen Terapung: Realitas Emas dari History Supreme
Akhirnya, Kapal Pesiar History Supreme memegang gelar tertinggi. Dibangun selama tiga tahun dengan perlengkapan emas dan platinum di seluruh strukturnya, kapal ini mewakili puncak kemewahan maritim. Dengan harga $4,5 miliar, kapal ini jauh melampaui superyacht Y721 milik Jeff Bezos yang berukuran 417 kaki, yang hanya memakan biaya $500 juta sebagai perbandingan.
Dipercaya dimiliki oleh pengusaha hotel Malaysia Robert Kuok, History Supreme mewujudkan satu keyakinan yang dipegang oleh orang-orang super kaya: ketika Anda berada di antara orang terkaya di dunia, barang paling mahal di dunia bukanlah sebuah kemewahan — itu hanyalah pilihan yang paling jelas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa Saja Hal Termahal di Dunia? Rincian Pemborosan Para Miliarder
Pernah bertanya-tanya berapa sebenarnya biaya barang paling mahal di dunia? Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda — itu bukan perhiasan atau karya seni langka, melainkan sebuah istana terapung: Kapal Pesiar History Supreme, dengan harga mencapai $4,5 miliar.
Melampaui Imajinasi: Bagaimana Kekayaan Ekstrem Digunakan
Ketika Anda memiliki lebih banyak uang daripada yang bisa Anda habiskan, keputusan pembelian berubah sepenuhnya. Orang-orang super kaya di dunia tidak hanya membeli mobil atau rumah — mereka mengakuisisi aset unik yang menentang penilaian konvensional.
Pembelian Termegah: Properti Mendominasi
Pasar properti adalah tempat miliarder benar-benar menunjukkan kekuatan finansial mereka. Antilia di Mumbai berdiri sebagai bangunan residensial termahal di dunia dengan $2 miliar. Dimiliki oleh taipan India Mukesh Ambani, istana vertikal setinggi 27 lantai ini mencakup tiga helipad, sembilan lift, dan sebuah teater dengan 50 kursi.
Tidak jauh di belakang adalah Villa Leopolda di French Riviera, yang bernilai $506 juta. Mansion ini, yang awalnya dibangun untuk bangsawan Belgia pada tahun 1902, telah menjadi tempat tinggal presiden dan oligarki. Sementara itu, properti Jeff Bezos di Beverly Hills menghasilkan $165 juta, menjadikannya sebuah tawaran yang murah menurut standar ultra-kaya.
Ketika Seni Menjadi Strategi Investasi
Dunia seni selalu menarik perhatian orang kaya. “The Card Players” karya Paul Cézanne terjual seharga $275 juta, sekarang disimpan dalam koleksi pribadi milik keluarga Kerajaan Al Thani dari Qatar. “Potret Adele Bloch-Bauer I” karya Klimt terjual seharga $135 juta pada tahun 2006, sementara “Garçon à la Pipe” karya Picasso mendapatkan $104 juta di lelang.
Menariknya, tidak semua “seni” mengikuti definisi tradisional — hiu harimau yang diawetkan karya Damien Hirst, yang ironis berjudul “The Physical Impossibility of Death in the Mind of Someone Living,” terjual seharga $8 juta.
Barang Mewah: Tempat Keterampilan Bertemu Kelebihan
Transportasi dan jam tangan mewah mewakili kategori pengeluaran astronomis lainnya. Sebuah Ferrari GTO tahun 1962 dijual seharga $48,4 juta, sementara jam tangan yang dihiasi berlian juga mendapatkan harga yang luar biasa. Jam tangan Graff Hallucination, yang menampilkan lebih dari 110 karat berlian, terjual seharga $55 juta.
Bahkan aset yang kurang nyata pun memerintahkan kekayaan — nama domain Insure.com dibeli seharga $16 juta, membuktikan bahwa di era digital, properti utama juga ada secara online.
Monumen Terapung: Realitas Emas dari History Supreme
Akhirnya, Kapal Pesiar History Supreme memegang gelar tertinggi. Dibangun selama tiga tahun dengan perlengkapan emas dan platinum di seluruh strukturnya, kapal ini mewakili puncak kemewahan maritim. Dengan harga $4,5 miliar, kapal ini jauh melampaui superyacht Y721 milik Jeff Bezos yang berukuran 417 kaki, yang hanya memakan biaya $500 juta sebagai perbandingan.
Dipercaya dimiliki oleh pengusaha hotel Malaysia Robert Kuok, History Supreme mewujudkan satu keyakinan yang dipegang oleh orang-orang super kaya: ketika Anda berada di antara orang terkaya di dunia, barang paling mahal di dunia bukanlah sebuah kemewahan — itu hanyalah pilihan yang paling jelas.