19 Januari Asosiasi Profesional Sekuritas dan Derivatif Hong Kong(HSFA) mengajukan surat pendapat kepada pemerintah dan meminta penyesuaian yang realistis dalam proses penerapan sistem pelaporan aset kripto internasional. Ini merupakan langkah penting dalam menyampaikan kekhawatiran industri lokal secara resmi kepada pemerintah di tengah perluasan cakupan pengaruh sistem pelaporan aset kripto OECD(CARF).
Permintaan Perbaikan Regulasi Dimulai dari Pengajuan Surat Pendapat Pemerintah
Asosiasi menyatakan mendukung prinsip perubahan standar pelaporan umum, termasuk penerapan CARF, kewajiban pendaftaran penyedia layanan kripto, dan perluasan cakupan pelaporan transaksi. Mereka setuju dengan tujuan meningkatkan transparansi internasional, namun menegaskan bahwa metode pelaksanaan harus dipertimbangkan bersama oleh industri dan pemerintah. Yang menjadi perhatian utama adalah seberapa realistis standar link encryption CARF dalam lingkungan operasional nyata.
Empat Usulan Utama untuk Relaksasi yang Diajukan Asosiasi
HSFA mengajukan empat usulan konkret kepada pemerintah. Pertama, menyesuaikan secara rasional persyaratan bagi lembaga yang tidak melaporkan aktivitas, dan memperkuat standar perlindungan data pribadi. Selain itu, mereka mengusulkan agar tanggung jawab penyimpanan catatan saat perusahaan berhenti beroperasi dapat dialihkan kepada pihak ketiga yang diatur. Usulan-usulan ini bertujuan menyeimbangkan beban praktis industri dengan pencapaian tujuan transparansi melalui link encryption.
Keseimbangan Perlindungan Data Pribadi, Batas Denda, dan Perlindungan Industri
Asosiasi memperingatkan bahwa ketentuan denda tak terbatas berbasis rekening dan tanggung jawab pribadi direksi saat ini dapat meningkatkan risiko kepatuhan secara berlebihan. Mereka juga menyuarakan kekhawatiran bahwa perusahaan yang beroperasi dengan niat baik pun bisa terbebani oleh regulasi yang berlebihan, dan mendesak penerapan batas denda yang jelas. Ini dipandang sebagai upaya mencari kompromi yang realistis antara pengawasan ketat dan perlindungan perusahaan.
Persiapan Hong Kong Menuju Pertukaran Data Pertama pada 2028
Hong Kong adalah salah satu dari 76 pasar yang berkomitmen menerapkan CARF, dan berencana menyelesaikan pertukaran data pertama pada tahun 2028. Pengajuan surat pendapat HSFA ini merupakan bagian dari upaya untuk menjalankan komitmen internasional tersebut secara sukses sekaligus melindungi ekosistem industri lokal. Keputusan pemerintah terkait revisi regulasi dan waktu pelaksanaan secara spesifik akan sangat menentukan arah perkembangan industri aset kripto di Hong Kong.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
HSFA Hong Kong, CARF link meminta pelonggaran standar pelaporan enkripsi
19 Januari Asosiasi Profesional Sekuritas dan Derivatif Hong Kong(HSFA) mengajukan surat pendapat kepada pemerintah dan meminta penyesuaian yang realistis dalam proses penerapan sistem pelaporan aset kripto internasional. Ini merupakan langkah penting dalam menyampaikan kekhawatiran industri lokal secara resmi kepada pemerintah di tengah perluasan cakupan pengaruh sistem pelaporan aset kripto OECD(CARF).
Permintaan Perbaikan Regulasi Dimulai dari Pengajuan Surat Pendapat Pemerintah
Asosiasi menyatakan mendukung prinsip perubahan standar pelaporan umum, termasuk penerapan CARF, kewajiban pendaftaran penyedia layanan kripto, dan perluasan cakupan pelaporan transaksi. Mereka setuju dengan tujuan meningkatkan transparansi internasional, namun menegaskan bahwa metode pelaksanaan harus dipertimbangkan bersama oleh industri dan pemerintah. Yang menjadi perhatian utama adalah seberapa realistis standar link encryption CARF dalam lingkungan operasional nyata.
Empat Usulan Utama untuk Relaksasi yang Diajukan Asosiasi
HSFA mengajukan empat usulan konkret kepada pemerintah. Pertama, menyesuaikan secara rasional persyaratan bagi lembaga yang tidak melaporkan aktivitas, dan memperkuat standar perlindungan data pribadi. Selain itu, mereka mengusulkan agar tanggung jawab penyimpanan catatan saat perusahaan berhenti beroperasi dapat dialihkan kepada pihak ketiga yang diatur. Usulan-usulan ini bertujuan menyeimbangkan beban praktis industri dengan pencapaian tujuan transparansi melalui link encryption.
Keseimbangan Perlindungan Data Pribadi, Batas Denda, dan Perlindungan Industri
Asosiasi memperingatkan bahwa ketentuan denda tak terbatas berbasis rekening dan tanggung jawab pribadi direksi saat ini dapat meningkatkan risiko kepatuhan secara berlebihan. Mereka juga menyuarakan kekhawatiran bahwa perusahaan yang beroperasi dengan niat baik pun bisa terbebani oleh regulasi yang berlebihan, dan mendesak penerapan batas denda yang jelas. Ini dipandang sebagai upaya mencari kompromi yang realistis antara pengawasan ketat dan perlindungan perusahaan.
Persiapan Hong Kong Menuju Pertukaran Data Pertama pada 2028
Hong Kong adalah salah satu dari 76 pasar yang berkomitmen menerapkan CARF, dan berencana menyelesaikan pertukaran data pertama pada tahun 2028. Pengajuan surat pendapat HSFA ini merupakan bagian dari upaya untuk menjalankan komitmen internasional tersebut secara sukses sekaligus melindungi ekosistem industri lokal. Keputusan pemerintah terkait revisi regulasi dan waktu pelaksanaan secara spesifik akan sangat menentukan arah perkembangan industri aset kripto di Hong Kong.