Pendiri Groq baru-baru ini mengangkat perspektif menarik yang layak dipertimbangkan secara serius—kecerdasan buatan bisa secara fundamental mengubah pasar tenaga kerja dan menciptakan kekurangan tenaga kerja yang meluas daripada sekadar menggantikan pekerja.



Ini bukan sekadar ketakutan otomatisasi biasa. Argumennya lebih dalam. Saat sistem AI menjadi lebih mampu dan otonom, seluruh sektor mungkin mengalami lonjakan produktivitas secara tiba-tiba, tetapi tanpa penciptaan lapangan kerja yang sepadan untuk menyerap pekerja yang tergantikan. Beberapa industri bisa menghadapi kehilangan talenta karena peran menjadi usang lebih cepat daripada munculnya peran baru.

Bagi komunitas crypto, ini memiliki implikasi nyata. Jika struktur pekerjaan tradisional menghadapi gangguan, lebih banyak orang mungkin menjelajahi keuangan terdesentralisasi, pekerjaan Web3, dan peluang penghasilan berbasis blockchain. Kita sudah melihat bagaimana protokol DeFi dan proyek crypto menarik talenta selama ketidakpastian ekonomi.

Skenario kekurangan tenaga kerja ini juga menimbulkan pertanyaan tentang pendapatan dasar universal, tokenomik, dan bagaimana protokol blockchain mungkin perlu beradaptasi. Ketika kekurangan tenaga kerja menjadi kenyataan, bagaimana kita menyusun insentif? Apakah sistem penghargaan crypto menjadi lebih sentral dalam partisipasi ekonomi?

Ini adalah perspektif yang layak dipertimbangkan—bukan untuk diabaikan atau panik, tetapi benar-benar memikirkan implikasinya.
DEFI-2,92%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 4
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
AirdropJunkievip
· 11jam yang lalu
ngl logika ini agak gila... AI bukan untuk menghancurkan pekerjaan tapi memang kekurangan orang? Jadi web3 langsung melesat nih
Lihat AsliBalas0
MevHuntervip
· 14jam yang lalu
ngl ai itu benar-benar akan merombak seluruh pasar tenaga kerja... tapi logika si cowok ini agak berpikir terbalik, kekurangan tenaga lebih parah daripada pengangguran?
Lihat AsliBalas0
ProveMyZKvip
· 14jam yang lalu
ngl groq ide ini agak menarik... bukan sekadar argumen "ai mengambil alih pekerjaan" yang sederhana, tetapi benar-benar paradoks di mana kapasitas produksi meledak tetapi pekerjaan tidak mengikuti Sebaliknya, ini memberi peluang bagi orang-orang web3, saatnya mereka yang bekerja secara tradisional dan kehabisan makan harus beralih ke defi
Lihat AsliBalas0
LayerZeroHerovip
· 15jam yang lalu
Tunggu dulu, logikanya dibalik... Produktivitas AI meningkat pesat tapi lapangan kerja malah kekurangan? Bagaimana data pengujian sebenarnya...
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)