Pasar tenaga kerja Amerika menunjukkan tanda-tanda peringatan. Pada bulan Januari, pekerjaan di sektor swasta bertambah hanya sebanyak dua puluh dua ribu posisi, menurut laporan ketenagakerjaan ADP terbaru yang dirilis minggu ini. Angka ini jauh di bawah perkiraan 45.000 pekerjaan yang diharapkan oleh para ekonom, menandakan perlambatan signifikan dalam momentum perekrutan dibandingkan angka revisi Desember sebesar 37.000 penambahan pekerjaan.
Laporan ADP Ungkap Tren Perekrutan Lebih Lemah dari Perkiraan
Data ketenagakerjaan yang mengecewakan ini menegaskan tantangan yang semakin meningkat di pasar tenaga kerja. Meskipun kenaikan dua puluh dua ribu tampak kurang mengesankan secara kasat mata, Senior Ekonom AS Oxford Economics Matthew Martin mencatat bahwa jika digabungkan dengan revisi tahunan yang menunjukkan aktivitas perekrutan yang lebih kuat di paruh kedua tahun 2025, laporan ini tetap menunjukkan bahwa Federal Reserve mungkin mempertahankan kebijakan saat ini hingga pertengahan tahun.
Dinamika upah juga mencerminkan perlambatan momentum. Pertumbuhan upah tahunan bagi pekerja yang tetap di tempat tetap stagnan di angka 4,5 persen pada bulan Januari, sementara mereka yang berganti posisi mengalami perlambatan dalam pertumbuhan upah tahunan, menurun dari 6,6 persen menjadi 6,4 persen. Perlambatan ini mengindikasikan pasar tenaga kerja yang kehilangan tenaga.
Divergensi Sektor: Jasa Berkembang Pesat Sementara Manufaktur Terus Menurun
Gambaran ketenagakerjaan menjadi lebih jelas saat dilihat berdasarkan industri. Layanan pendidikan dan kesehatan menjadi mesin utama penciptaan lapangan kerja, menambah 74.000 posisi. Namun, kenaikan ini secara signifikan diimbangi oleh penurunan tajam di sektor lain. Jasa profesional dan bisnis kehilangan 57.000 pekerjaan dalam satu bulan, sementara sektor manufaktur—yang telah mengalami kehilangan pekerjaan berturut-turut sejak Maret 2024—mengurangi tambahan 8.000 posisi.
“Rekrutmen tetap terkonsentrasi di sektor jasa, sementara industri penghasil barang tertinggal,” kata Martin. Divergensi ini mencerminkan tantangan struktural dalam ekonomi. Produsen, menghadapi ketidakpastian kebijakan dan permintaan jangka pendek yang lesu, semakin mengandalkan PHK dan pengurangan alami untuk mengelola kebutuhan tenaga kerja mereka daripada mempercepat perekrutan baru.
Ukuran Perusahaan Menunjukkan Pola Ketenagakerjaan yang Beragam
Membagi ketenagakerjaan berdasarkan ukuran perusahaan menunjukkan cerita yang menarik. Perusahaan menengah memimpin penciptaan lapangan kerja dengan 41.000 posisi baru, sementara perusahaan besar justru mengurangi 18.000 pekerjaan. Perusahaan kecil melaporkan ketenagakerjaan yang datar, menunjukkan bahwa perusahaan berukuran menengah menjadi mesin utama pertumbuhan sektor swasta selama periode ini.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya: Kebijakan Federal Reserve dan Prospek Pasar Tenaga Kerja
Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan merilis laporan ketenagakerjaan bulanan yang lebih lengkap pada hari Jumat, tetapi menunda pengumuman tersebut karena penutupan pemerintah parsial selama empat hari. Ketika data tersebut akhirnya keluar, para ekonom saat ini memperkirakan total pekerjaan akan meningkat sebanyak 67.000 posisi di bulan Januari setelah kenaikan revisi bulan Desember sebesar 50.000, dengan tingkat pengangguran diperkirakan tetap stabil di angka 4,4 persen.
Kenaikan dua puluh dua ribu pekerjaan di sektor swasta yang dilaporkan ADP, dikombinasikan dengan hambatan kebijakan dan ketidakseimbangan struktural di sektor-sektor tertentu, menggambarkan gambaran pasar tenaga kerja yang memasuki fase konsolidasi. Apakah ini merupakan jeda sementara atau awal dari perlambatan yang lebih berkelanjutan tetap menjadi pertanyaan utama bagi pembuat kebijakan dan investor saat Federal Reserve mempertimbangkan langkah selanjutnya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tenaga Kerja Sektor Swasta AS Menambah Dua Puluh Dua Ribu Pekerjaan di Januari—Penurunan yang Mengkhawatirkan
Pasar tenaga kerja Amerika menunjukkan tanda-tanda peringatan. Pada bulan Januari, pekerjaan di sektor swasta bertambah hanya sebanyak dua puluh dua ribu posisi, menurut laporan ketenagakerjaan ADP terbaru yang dirilis minggu ini. Angka ini jauh di bawah perkiraan 45.000 pekerjaan yang diharapkan oleh para ekonom, menandakan perlambatan signifikan dalam momentum perekrutan dibandingkan angka revisi Desember sebesar 37.000 penambahan pekerjaan.
Laporan ADP Ungkap Tren Perekrutan Lebih Lemah dari Perkiraan
Data ketenagakerjaan yang mengecewakan ini menegaskan tantangan yang semakin meningkat di pasar tenaga kerja. Meskipun kenaikan dua puluh dua ribu tampak kurang mengesankan secara kasat mata, Senior Ekonom AS Oxford Economics Matthew Martin mencatat bahwa jika digabungkan dengan revisi tahunan yang menunjukkan aktivitas perekrutan yang lebih kuat di paruh kedua tahun 2025, laporan ini tetap menunjukkan bahwa Federal Reserve mungkin mempertahankan kebijakan saat ini hingga pertengahan tahun.
Dinamika upah juga mencerminkan perlambatan momentum. Pertumbuhan upah tahunan bagi pekerja yang tetap di tempat tetap stagnan di angka 4,5 persen pada bulan Januari, sementara mereka yang berganti posisi mengalami perlambatan dalam pertumbuhan upah tahunan, menurun dari 6,6 persen menjadi 6,4 persen. Perlambatan ini mengindikasikan pasar tenaga kerja yang kehilangan tenaga.
Divergensi Sektor: Jasa Berkembang Pesat Sementara Manufaktur Terus Menurun
Gambaran ketenagakerjaan menjadi lebih jelas saat dilihat berdasarkan industri. Layanan pendidikan dan kesehatan menjadi mesin utama penciptaan lapangan kerja, menambah 74.000 posisi. Namun, kenaikan ini secara signifikan diimbangi oleh penurunan tajam di sektor lain. Jasa profesional dan bisnis kehilangan 57.000 pekerjaan dalam satu bulan, sementara sektor manufaktur—yang telah mengalami kehilangan pekerjaan berturut-turut sejak Maret 2024—mengurangi tambahan 8.000 posisi.
“Rekrutmen tetap terkonsentrasi di sektor jasa, sementara industri penghasil barang tertinggal,” kata Martin. Divergensi ini mencerminkan tantangan struktural dalam ekonomi. Produsen, menghadapi ketidakpastian kebijakan dan permintaan jangka pendek yang lesu, semakin mengandalkan PHK dan pengurangan alami untuk mengelola kebutuhan tenaga kerja mereka daripada mempercepat perekrutan baru.
Ukuran Perusahaan Menunjukkan Pola Ketenagakerjaan yang Beragam
Membagi ketenagakerjaan berdasarkan ukuran perusahaan menunjukkan cerita yang menarik. Perusahaan menengah memimpin penciptaan lapangan kerja dengan 41.000 posisi baru, sementara perusahaan besar justru mengurangi 18.000 pekerjaan. Perusahaan kecil melaporkan ketenagakerjaan yang datar, menunjukkan bahwa perusahaan berukuran menengah menjadi mesin utama pertumbuhan sektor swasta selama periode ini.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya: Kebijakan Federal Reserve dan Prospek Pasar Tenaga Kerja
Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan merilis laporan ketenagakerjaan bulanan yang lebih lengkap pada hari Jumat, tetapi menunda pengumuman tersebut karena penutupan pemerintah parsial selama empat hari. Ketika data tersebut akhirnya keluar, para ekonom saat ini memperkirakan total pekerjaan akan meningkat sebanyak 67.000 posisi di bulan Januari setelah kenaikan revisi bulan Desember sebesar 50.000, dengan tingkat pengangguran diperkirakan tetap stabil di angka 4,4 persen.
Kenaikan dua puluh dua ribu pekerjaan di sektor swasta yang dilaporkan ADP, dikombinasikan dengan hambatan kebijakan dan ketidakseimbangan struktural di sektor-sektor tertentu, menggambarkan gambaran pasar tenaga kerja yang memasuki fase konsolidasi. Apakah ini merupakan jeda sementara atau awal dari perlambatan yang lebih berkelanjutan tetap menjadi pertanyaan utama bagi pembuat kebijakan dan investor saat Federal Reserve mempertimbangkan langkah selanjutnya.