Klub $100 Billion Eksklusif: Menelusuri Bagaimana 15 Orang Terkaya di Dunia Membangun Kerajaan Mereka

Konsep kekayaan selalu memikat manusia, namun benar-benar memahami skala kekayaan miliarder tetap di luar jangkauan kebanyakan orang. Pada tahun 2025, sebuah tonggak sejarah telah dicapai: tepatnya 15 individu di seluruh dunia kini memiliki kekayaan bersih pribadi melebihi ambang batas 100 miliar. Kelompok elit ini mengendalikan sekitar $2,4 triliun dalam aset gabungan, dengan tiga anggota memerintah kekayaan yang melebihi $200 miliar.

Memahami Tingkatan $100 Miliar

Kemunculan individu dengan kekayaan 100 miliar dolar mewakili perubahan dramatis dalam konsentrasi kekayaan global. Para centi-miliarder ini mendapatkan kekayaannya melalui jalur yang berbeda—beberapa membangun kerajaan mereka dari awal melalui usaha kewirausahaan, sementara yang lain mewarisi perusahaan keluarga besar dan kemudian mengembangkannya.

Dominasi Teknologi dalam Ultra-Kekayaan

Teknologi jelas mendominasi lapisan eksklusif ini. Sektor ini menyumbang hampir setengah dari 15 individu ultra-kaya, menegaskan bagaimana inovasi dan platform digital telah menjadi mekanisme utama penciptaan kekayaan di ekonomi modern.

Elon Musk memimpin peringkat kekayaan global dengan kekayaan bersih $342 miliar, yang diperoleh terutama melalui saham kepemilikannya di Tesla dan SpaceX. Diikuti dengan dekat adalah Mark Zuckerberg dengan $216 miliar, yang kekayaannya berasal dari dominasi Facebook dalam jejaring sosial. Jeff Bezos, dengan $215 miliar, membangun kekayaannya melalui supremasi e-commerce Amazon.

Pendiri Google, Larry Page ($144 miliar) dan Sergey Brin ($138 miliar), melengkapi tingkat atas pengusaha teknologi. Sementara itu, Larry Ellison ($192 miliar) mengumpulkan kekayaannya melalui solusi perangkat lunak basis data Oracle, menunjukkan bagaimana teknologi perusahaan dapat menghasilkan kekayaan luar biasa.

Model Bisnis Ritel dan Tradisional

Selain teknologi, perdagangan tradisional juga menghasilkan kekayaan miliarder. Bernard Arnault mengendalikan $178 miliar melalui LVMH, konglomerat barang mewah. Sektor ritel menghasilkan beberapa kekayaan bernilai 100 miliar: Amancio Ortega ($124 miliar) dari Zara, dan anggota keluarga Walton—Rob ($110 miliar), Jim ($109 miliar), dan Alice ($101 miliar)—yang mewarisi dan mengembangkan saham mereka di Walmart menjadi warisan senilai 100 miliar dolar.

Kekayaan Warisan dan Reinvestasi

Yang menarik, Warren Buffett ($154 miliar) membangun kekayaannya melalui manajemen aktif di Berkshire Hathaway, menunjukkan bahwa alokasi modal yang sabar melalui kendaraan investasi tetap menjadi jalur yang layak menuju ultra-kekayaan. Bill Gates ($108 miliar) ikut mendirikan Microsoft, sementara Michael Bloomberg ($105 miliar) menciptakan kerajaan informasi keuangan, dan Steve Ballmer ($118 miliar) mengumpulkan kekayaan melalui pertumbuhan pesat Microsoft.

Jalan ke Depan

Kelima belas individu ini secara kolektif mewakili berbagai model penciptaan kekayaan—dari penciptaan usaha hingga pengelolaan warisan, dari gangguan teknologi hingga dominasi merek mewah. Kekayaan bersih gabungan mereka sebesar 2,4 triliun dolar mencerminkan bukan hanya pencapaian pribadi tetapi juga konsentrasi kekayaan dalam ekonomi modern yang didorong teknologi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)